Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan, jalur Pantai Selatan (Pansela) Jawa dapat menjadi jalur alternatif bagi pemudik pada momen libur Lebaran tahun ini.
“Harapan kita memang jalur itu adalah jalur alternatif supaya mengurangi beban arus lalu lintas di jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta.
Kementerian PU terus memberikan perhatian terhadap jalur Pansela dengan konsisten melakukan preservasi jalan dan juga melakukan pencegahan di titik-titik yang rawan longsor.
“Kita juga berharap perekonomian di sekitar Pansela tumbuh, tidak hanya perekonomian di jalur Pantura,” kata Dody.
Dia mengatakan bahwa Kementerian PU terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai keunggulan di jalur Pansela Jawa seperti pemandangan yang indah dan banyaknya tempat wisata.
“Kita infokan kepada masyarakat nilai-nilai tambah yang ada di jalur Pansela, karena di situ sebetulnya pemandangannya sangat indah dan banyak daerah wisata,” kata Dody.
Ruas jalan Pansela terbentang melintasi lima provinsi di Pulau Jawa. yakni Provinsi Banten dengan ruas Simpang Labuhan – Batas Provinsi Jawa Barat sepanjang 170,09 km.
Ruas Pansela Provinsi Jawa Barat dari Batas Provinsi Banten – Sindang Barang hingga Batas Provinsi Jawa Tengah sepanjang 416 km.
Kemudian, Jalan Lintas Pansela di Provinsi Jawa Tengah dengan ruas mulai Batas Provinsi Jawa Barat – Congot – Duwet hingga Glonggong sepanjang 213,36 km.
Selanjutnya jalur Pansela Provinsi DI Yogyakarta dengan ruas Congot – Legundi hingga Duwet sepanjang 118,39 km.
Terakhir jalan Pansela Provinsi Jawa Timur dengan ruas Panggul – Sendangbiru – Jarit – Puger hingga Glenmore sepanjang 628,39 km.
Sebagai informasi, Menteri PU mengajak masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2025 untuk memanfaatkan jalan nasional bukan tol, jalur Pantura dan Jalur Pansela.
Langkah ini merupakan solusi efektif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di ruas tol utama, khususnya di kawasan Cikampek, sekaligus memastikan perjalanan mudik menjadi lebih lancar, aman dan nyaman.
Kementerian PU memastikan jalan nasional bukan tol di seluruh Indonesia siap digunakan oleh para pemudik.
Jalan nasional utama berada dalam kondisi mantap, bebas dari lubang dan dilengkapi bangunan pelengkap jalan yang optimal. B