Perkasa Flight School : Wisuda 22 Siswa

Ditulis oleh rizki Indriyanah on . Posted in Information

Perkasa Flight School kembali melaksanakan Wisuda ke VI, yang diselenggarakan di Hanggar Perkasa Flight School, Bandara Tunggul Wulung, Cilacap, Jawa Tengah.
Septo Adjie Sudiro, Kepala Sekolah Perkasa Flight School berharap siswa yang diwisuda bisa menjadi pilot yang handal dan selalu mengutamakan safety flight serta terus memegang teguh airmen search.
“Mereka harus bisa menjadi pilot yang handal dan selalu mengutamakan safety flight dan bisa segera diterima oleh maskapai luar atau dalam negeri,” kata Sapto Adjie.
Septo menjelaskan bahwa ada 22 siswa yang diwisuda. “Lulusan Perkasa Flight School tidak hanya menjadi pilot pemula saja, tetapi ke depannya bisa mendapatkan kerjasama ATO sehingga mereka memiliki nilai lebih ketika diterima oleh maskapai.”
Perkasa Flight School adalah sekolah penerbangan yang berada di bawah naungan PT Mitra Aviasi Perkasa. Sekolah penerbangan ini sudah menghasilkan 136 pilot dari 6 kali wisuda. “Sudah 136 pilot yang dihasilkan oleh Perkasa Flight School,” ujar Septo saat bertemu dengan tim Majalah Bandara usai acara Wisuda VI.
Septo mengungkapkan, untuk memperoleh kelulusan para siswa harus mendapatkan jam terbang sebanyak 215 jam sesuai dengan standard minimum yang diharuskan oleh Kementerian Perhubungan.
Dengan jam tersebut, menurut dia, mereka akan menjadi pilot yang handal. “Perkasa Flight School selalu ingin menjadi yang terbaik, beyond ab initio pilot training,” ujarnya. B

Dedy Ihsan : Pulang Kampung Bangun Nagari

Ditulis oleh Erwin Nurdin on . Posted in Information

Dedy Ihsan, boleh dibilang profil profesional yang tidak melupakan kampung tempat di mana dia berasal. Setelah melang-lang buana ke seluruh pelosok negeri Indonesia, kini Dedy Ihsan di masa sisa-sisa hari tuanya ingin mengabdikan diri untuk membangun kampungnya yaitu Sumatera Barat.
Dedy, sebagai salah seorang banker profesional, kini dipercaya untuk menempati posisi sebagai Direktur Utama Bank Nagari Sumatera Barat. “Saya pulang kampung, ingin mengabdikan pengalaman kerja yang sudah saya peroleh di perbankan selama lebih dari 30 tahun, “katanya.
Dedy, yang pernah bertugas di Provinsi Aceh Nanggroe Darussalam, Makassar dan pernah memimpin Cabang satu bank di Bukittinggi, merasa terpanggil untuk membangun Nagari sesuai bidang dan keilmuan yang dimiliki.
“Kebetulan saya lama bekerja di bank. Maka pengalaman yang ada selama ini akan saya coba terapkan di Bank Nagari, “kata pria, alumnus SMA Negeri 2 Padang.
Dedy, yang pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Andalas (Unand) dan meneruskan jenjang pendidikan S2 di Australia merasa terpanggil untuk kembali ke kampung. “Mungkin inilah garis hidup saya, “katanya. B