Promosi SAS 10K : Dari Medan, Semarang Hingga Bali

Ditulis oleh Erwin Nurdin on . Posted in Information

Panitia penyelenggara Tour de SulitAir Solok 10K gencar melakukan promosi kegiatan sport tourism yang mengkombinasikan antara olahraga dan pariwisata guna menarik peserta dari berbagai daerah Indonesia.
Pemimpin perusahaan Majalah Bandara, penyelenggara Tour de SulitAir Solok, Wita Anggraini mengemukakan bahwa promosi tersebut tidak saja dilakukan di wilayah Kabupaten Solok, Sumbar. Tapi, juga sampai ke daerah Jawa dan Bali.
“Promosi dalam bentuk iklan outdoor dan baliho sudah terpampang di Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Bukittinggi dan di jalan lintas Sumatera, “katanya.
Wita mengemukakan bahwa promosi itu juga dilakukan dalam bentuk standing banner di hotel-hotel berbintang di kota-kota besar mulai dari hotel di Padang, Medan, Palembang, sedangkan di Jawa ada di hotel di Semarang, Jogyakarta, Solo, Surabaya dan Jakarta sekitarnya.”Kita juga promosi sampai ke Bali, “katanya.
Panitia penyelenggara mengatakan bahwa event Tour de Sulti Air 2017, yang diselenggarakan pada April 2017 terbuka untuk peserta dari luar negeri dan dalam negeri. Kegiatan utama Tour de Sulti Air antara lain lomba jalan cepat keliling Sulit Air, dan lomba naik gunung Merah Putih. Selain itu juga ada acara tambahan seperti Visit Sulit Air 2017 dan Pekan Nagari Sulit Air.
Wita juga mengemukakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan pemerintah daerah Kabupaten Solok telah menyatakan mendukung penuh penyelenggaraan acara Tour de Sulit Air 2017 yang akan diselenggarakan pada 29-30 April 2017.
Menurut dia, Tour de Sulit Air 2017 akan memberikan kontribusi terhadap perkembangan industri pariwisata di Sumatera Barat dan Kabuapten Solok. “Pemprov mendukung sepenuhnya, dan berharap acara tersebut berjalan lancar, “katanya.
Sulit Air adalah sebuah nagari (setingkat pemerintahan desa) di bawah Kecamatan X Koto Diateh, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Indonesia. Semenjak dulu, nagari Sulit Air terkenal sebagai pusat pemerintahan atas 13 jorong, pusat ekonomi, pusat agama, pusat pendidikan dan pusat kebudayaan.
Di Nagari Sulit Air ini ada hal yang unik yaitu adanya gunung yang mempunyai tebing rata yang vertikal dengan warna merah di sebelah kiri atas dan warna putih di sebelah kanan bawah, persis seperti bendera kebangsaan kita Indonesia.
Untuk mencapai ke puncak Gunung Merah-Putih ini di buatkan tangga (dalam bahasa Minang: janjang) sebanyak seribu anak tangga, sehingga lokasi wisata ini dikenal dengan nama “Janjang Saribu”.
Selain itu juga ada juga Titi Bagonjong, merupakan sebuah jembatan yang menyeberangi Sungai Katialo di tengah-tengah Nagari Sulit Air yang dilengkapi atap bergonjong layaknya seperti Rumah Gadang. Ada masjid terindah di Sumatera Barat pada era tahun 80-an dulu yang diberi nama Masjid Raya Sulit Air. I

Fest in Fest 2017 : Sarana Bertukar Pengalaman

Ditulis oleh Release Kemenpar.co.id on . Posted in Information

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya membuka Festival Indonesia Festival (Fest in Fest) di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata. Kamis Penyelenggaraan festival yang berlangsung selama 4 hari hingga 29 Januari 2017 tersebut menampilkan kegiatan pameran, pertunjukan, seminar, dialog, pemutaran film, kuliner, dana mini karnaval.
Penyelenggaraan Fest in Fes 2017 yang baru pertama kali ini antara lain dimaksudkan mempertemukan para penyelenggara festival untuk saling bertukar pengalaman dan mengembangkan kerjasama sekaligus juga sebagai peluncuran (kick off) semaraknya festival sepanjang 2017.
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyambut baik penyelenggaraan Fest in Fest 2017. “Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam festival yang menarik. Festival telah menjadi ciri dan atraksi tiap daerah untuk menarik kunjungan wisatawan, “katanya.
Arief mengemukakan bahwa dalam satu tahun ini telah disiapkan lebih dari 100 kegiatan festival yang diselenggarakan di berbagai daerah di Tanah Air sebagai daya tarik untuk mendatangkan kunjungan 15 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan menggerakan 265 juta wisatawan nusantara (wisnus) sebagai target tahun ini.
Menpar Arief Yahya mengatakan Fest in Fest menjadi sarana strategis untuk menghimpun berbagai potensi, pengalaman dan kerjasama festival di seluruh Indonesia agar dapat terselenggara secara efektif, semarak dan berdaya guna.
Fest in Fest yang berlangsung selama empat hari tersebut menampilkan kegiatan berupa pameran, pertunjukan, seminar, dialog, pemutaran film, kuliner, dan mini karnaval. I

Walikota Binjai H.M Idaham : Terima Penghargaan WTN 2016

Ditulis oleh Release Binjai on . Posted in Information

Walikota Binjai H.M.Idaham menerima penghargaan Piala Wahana Tata Nugraha Kota Binjai kategori lalulintas Kota Sedang. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Dirjen Perhubungan  Darat Kemenhub Pudji Hartanto Iskandar di Hotel Marlynn Park Jakarta Pusat. 
Pemerintah Kota Binjai meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2016. Penghargaan ini diberikan bagi daerah yang dinilai berhasil melakukan inovasi di bidang lalu lintas dan angkutan kota.
Kota Binjai telah dinyatakan lulus pada tahapan penilaian dan dinyatakan sebagai pemenang Piala Wahana Tata Nugraha 2016 kategori lalulintas Kota Sedang,
Sejumlah pejabat antara lain Kepala Dinas Perhubungan Kota Binjai,  Syahrial, dan Kapolres Binjai AKBP Rendra Salipu  juga ikut hadir dalam acar penyerahaan piala penghargaan Wahana Tata Nugraha ini.
Idaham  menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Binjai yang sudah ikut serta menjaga ketertiban dalam berlalu lintas, yang berimbas kembalinya terpilihnya Kota Binjai Mendapat Piala WTN yang ke - 4 untuk Katagori Kota Sedang. I

Bupati Tapanuli Utara dan Menteri Pertanian : Panen Perdana IP2

Ditulis oleh Release Tapanuli Utara on . Posted in Information

Bupati Tapanuli Utara (Taput) Sumatera Utara, Nikson Nababan, melaksanakan Panen Perdana IP2 secara manual dan juga panen menggunakan mesin Combine Harvester serta pencanangan Gerakan Percepatan Luas Tambah Tanam.
Acara itu dilaksanakan bersama dengan Menteri Pertanian yang diwakili Staf Ahli Bidang Lingkungan Mukti Harjono, Ketua Tim Upsus Provinsi Sumut Ali Jamil Harahap, Ketua DPRD Taput Ottoniyer Simanjuntak, Ketua TP. PKK Taput Ny. Satika Nikson Nababan, Kapolres Diwakili, Dandim 0210 diwakili bertempat di Desa Hutatoruan I Kec. Tarutung pada Jumat (3/1/2017).
Nikson Nababan mengemukakan bahwa dengan dengan dimulainya Program IP2 di Desa Hutatoruan I ini akan semakin menumbuhkan semangat para petani di wilayah Taput, sehingga kemakmuran dan kesejahteraan akan hadir di tengah-tengah masyarakat.
Dia menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pertanian yang telah memberikan perhatian terhadap pertanian di Taput termasuk atas pemberian bantuan alat-alat pengolah pertanian.
Pada tahun ini, katanya, selain program jaminan harga beberapa jenis tanaman horticultura dan pupuk subsidi bayar pasca panen, Pemkab Taput juga telah menargetkan perluasan lahan IP2 hingga 300 Ha. Pada tahun lalu Pemkab Taput telah membeli 5 unit traktor, sehingga jumlah menjadi 10 unit traktor, namun jumlah itu dirasa masih kurang untuk membuka lahan-lahan tidur yang ada di tiap kecamatan.
Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Lingkungan, Mukti Harjono, menyatakan bahwa potensi pertanian yang dimiliki Taput harus terus dikembangkan termasuk beberapa program yang telah dilaksanakan oleh bupati.
“Kementrian Pertanian akan mendukung seluruh kerja keras ini termasuk memberikan alat tanam, pompa, hand traktor untuk mendukung produksi pangan. Program IP2 ini bertujuan untuk meningkatkan penghasilan para petani, “katanya. I

Rangkaian Kegiatan Hari Jadi Langkat ke-267 : Berlangsung Meriah

Ditulis oleh Release Kab Langkat on . Posted in Information

Kegiatan karnaval kendaraan hias berkaitan dengan peringatan hari jadi ke-276 Kabuapten Langkat yang berlangsung di Jalan T. Proklamasi Stabat berlangsugn meriah.
Kegiatan karnaval yang berlangsung Selasa (17/1/2017) berjalan sukses dan berhasil menghibur masyarakat. Sebelumnya, Senin, (16/1), panitia hari jadi sudah melaksanakan kegiatan sunatan massal yang juga diikuti oleh 248 anak-anak se-Kabupaten Langkat.
Kegiatan karnaval kendaraan hias diikuti oleh sejumlah dinas, para pelajar dan masyarakat, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Paripurna Istimewa  di Gedung DPRD Langkat.
Resepsi hari jadi Kabupaten Langkat ke-267 ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Gubernur Sumatera Utara  serta pameran stand pembangunan Langkat yang berlangsung di Alun-Alun T. Amir Hamzah.
Gubernur Sumatera Utara H. T. Erry Nuradi yang hadir dalam kegiatan itu mengatakan, hari jadi Langkat adalah momentum untuk merenung dan mengevaluasi sejauh mana perjalanan yang telah dilalui oleh Pemerintah Kabupaten Langkat selama ini, baik dari kekurangannya maupun kelebihanya.
“Dalam perjalananya, berbagai prestasi telah berhasil diukir Pemkab. Langkat, seperti penghargaan Adipura ataupun Anugerah Parahita Ekapraya yang baru saja diraih baru-baru ini” kata Erry.
Sementara itu, Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu menjelaskan bahwa tanggal 17 Januari 1750 adalah hari bersejarah bagi Kabupaten Langkat. “Pada tanggal tersebut,  Langkat secara resmi terbentuk menjadi sebuah Kabupaten yang sampai saat ini umurnya sudah 267 tahun, “katanya.
Ngogesa berharap Kabupaten Langkat akan terus unggul dalam segala sektor, terutama sektor kesejahteraan yang menjadi indikator Langkat yang maju, unggul dan mandiri.
Untuk itu, dia mengajak seluruh masyarakat di Langkat untuk bekerjasama sehingga kemajuan Langkat dapat terwujud dan terealisasi dengan baik.
Terkait rangkaian kegiatan menyambut hari jadi Langkat ke-267 tahun 2017, Bupati menjelaskan bahwa ini adalah hiburan yang ditujukan untuk masyarakat, akan tetapi, ada hikmah yang bisa diambil dari rangkaian kegiatan ini, yakni, kepedulian sosial dan semangat persatuan.
Selama pelaksanaan hari jadi Langkat, anggota DPR- RI Delia Pratiwi Br. Sitepu hadir bersama dengan Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman. Disamping itu, Assisten Pemerintahan Setda Provinsi Sumatera Utara Jumsadi Damanik, seluruh unsur Forkopimda Langkat H. Sulistianto, Ketua TP. PKK Langkat Ny. Hj. Nuraida Ngogesa dan undangan lainnya juga turut hadir. I