UNPAB : Aksi Kebangsaan Untuk Menjaga NKRI

Ditulis oleh Teks Rizki Indriyanah, Foto Release UNPAB on . Posted in Information

Rektor UNPAB Isa Indrawan hadir dalam Aksi Kebangsaan di Bali pada 25 - 26 September 2017. Seluruh Pimpinan perguruan tinggi Se-Indonesia menggelar Aksi  ini dilandasi keprihatinan atas munculnya ujaran kebencian dan paham kekerasan domba dan fitnah bernuansa SARA.
Acara tersebut diklaim merupakan hajatan terbesar yang melibatkan perguruan tinggi, karena dihadiri 4.000 pimpinan universitas, 432 Profesor, 1.127 Doktor dan 2.500 lebih Magister. Presiden Joko Widodo juga turut hadir untuk memberi pengarahan.
Dalam acara tersebut juga diselenggarakan seminar - seminar yang akan menghadirkan tokoh nasional. Aksi Kebangsaan tersebut bertujuan mencari solusi dan merumuskan langkah yang harus ditempuh menghadapi berkembangnya paham radikalisme yang semakin mengancam.
Menristekdikti Mohamad Nasir mengumpulkan para pimpinan Perguruan Tinggi seluruh Indonesia. Pertemuan tersebut mengambil tema Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme.
Menurut Rektor UNPAB M. Isa Indrawan, aksi tersebut sangat bagus dan agar selalu semangat dalam menjaga keutuhan bangsa dengan wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Kegiatan aksi ini sangat bagus dan membuat kita agar selalu semangat menjaga keutuhan bangsa. Dengan demikian, maka 4 pilar kebangsaan akan berjalan mulus dengan dukungan kita bersama,” ujarnya.
Untuk ke depannya lanjut Isa, aksi - aksi seperti ini harus terus dilakukan, pemahaman pada Pancasila misalnya lewat pendalaman di kegiatan akademik mengenai sejarah lahirnya Pancasila dan mengapa harus ada kelima sila dalam Pancasila. “Perguruan Tinggi Indonesia harus menjadi pintu gerbang keberlangsungan Pancasila dan menjaga bingkai NKRI,” tegas Isa.
Sementara menurut Yudi Latif Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP), aksi ini merupakan aksi nyata bahwa dunia pendidikan, terutama pendidikan tinggi siap untuk meneguhkan sikap terhadap NKRI dan pilar kebangsaan lainnya.
Hadir sebagai narasumber dalam aksi tersebut antara lain adalah Kapolri Tito Karnavian dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius. B

Asal Muasal Nama Raja Ampat

Ditulis oleh Teks Erwin Nurdin, Foto Erwin Nurdin, Istimewa on . Posted in Information

Objek wisata Raja Ampat kini sudah menjadi idaman banyak orang, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Alam bawah lautnya yang indah mempesona menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke daerah tersebut.
Dari mana nama Raja Ampat berasal? Penuturan Abbas Linlati menarik untuk disimak. Menurut Anggota DPRD Kabupaten Raja Ampat tersebut, nama Raja Ampat berasal  dari nama empat raja atau Sultan dari Maluku Utara.
Keempat Sultan itu adalah Sultan Tidore, Sultan Ternate, Sultan Bacan dan Sultan Jaelali. “Secara geografis pengaruh dari empat Sultan tersebut ke arah timur hingga ke Papua Barat “ ujar Abbas.
Abbas selain menjadi anggota DPRD Kabupaten Raja Ampat,  dia pernah tiga periode menjadi anggota DPRD Kabupaten Sorong.  Bupati Raja Ampat yang sekarang Abd. Faris Linlati, adalah putra Abbas.
Menurut Abbas, Pemerintah pusat harus konsisten mengembangkan Raja Ampat yang merupakan 10 destinasi wisata Nasional khususnya dalam mengembangkan akses transportasi dan memperpanjang landasan pacu Bandara Marinda.
“Bandara Marinda harus dikembangkan, termasuk memperpanjang runway nya agar pesawat besar bisa mendarat di Waisai,” ujarnya . B

UNPAB : Gelar Kegiatan PPMB

Ditulis oleh Teks dan Foto Release UNPAB on . Posted in Information

Setiap tahun ajaran baru, PPMB (Penyambutan dan Pembekalan Mahasiswa Baru) atau yang banyak dikenal orang dengan Ospek juga dilakukan di Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB). Pada kali ini Kadis Kota Medan membuka kegiatan PPMB yang dilaksanakan selama tiga hari, yakni dari tanggal 07 – 09 September, di lapangan Kampus UNPAB.
Dalam kegiatan tersebut, Rektor UNPAB Muhammad Isa Indrawan menyampaikan, bahwa Panca Budi adalah salah satu Perguruan Tinggi swasta tertua di Sumatera Utara yang memberikan kontribusi besar dalam mencerdaskan dan menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu bersaing di era globalisasi. “Karena tantangan terberat di Sumut saat ini adalah menghadapi persaingan global dan diharapkan mahasiswa dapat berperan aktif serta tidak salah pilih jurusan. Sehingga ketika lulus nanti, jurusan yang diambil dengan pekerjaannya nanti sesuai,” katanya.
Sedangkan, Kepala Bidang Kemahasiswaan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Adian Hakim menjelaskan, bahwa penerimaan mahasiswa baru untuk Tahun Angkatan 2017/2018 ini mencapai 3.500 orang lebih. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman kepada mahasiswa sekaligus pembekalan agar para mahasiswa dapat mengikuti proses study selama menempuh pendidikan di UNPAB,” katanya.
Selain itu, menurut Adian, kegiatan PPMPB juga sudah menjadi tradisi tahunan untuk membentuk karakter mahasiswa baru agar dapat beradaptasi dan mengenal dunia kampus serta struktur Civitas Akademik. “Dan yang paling penting, para mahasiswa dapat menyampaikan visi dan misi Universitas serta pengenalan tujuh nilai dasar yayasan (7NDY) yang menjadi pedoman di kampus ini,” ujarnya.
Adian menambahkan, bahwa kegiatan ini juga sekaligus penandatanganan MOU antara Rektor UNPAB Muhammad Isa Indrawan dengan Walikota Medan T. Dzulmi Eldin di bidang Tri Dharam Perguruan Tinggi. Penandatanganan MOU tersebut juga disaksikan oleh Kadis Pendidikan Kota Medan Hasan Basri, Rektor UNPAB I Bhakti Alamsyah, Rektor II UNPAB Irma Fatmawati, Rektor III UNPAB Samrin, Kepala Biro, Dekan dan Prodi se-UNPAB. B

Rakornas Kepariwisataan III 2018 : Wonderful Indonesia Calendar Of Event 2018

Ditulis oleh Teks dan Foto Lili Handayani on . Posted in Information

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar rapat Koordinasi (Rakonas) kepariwisataann ke - III tahun 2017 dalam rangka memperkuat sinergitas semua elemen untuk mewujudkan target pariwisata nasional tahun 2018 sebanyak 17 juta kunjungan wisatawan manca negara (wisman) dan 270 juta Wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air dengan menyelenggarakan lebih dari 100 premier event berskala Internasional sebagaimana dijadikan dalam tema rakor kali ini “Wonderful Indonesia Calendar of Event 2018 : Sinergi mencapai 17 juta wisman dan 270 juta Wisnus di tahun 2018.”
Rakornas yang dibuka sekaligus sebagai keynote speech oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani berlangsung selama 2 hari pada tanggal 26 - 27 september di Birawa Assembly Hall Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.
Menpar Arief Yahya mengatakan, event Internasional yang akan segera  berlangsung di Indonesia yaitu; Asian Games di Jakarta dan Palembang pada Agustus 2018 lalu pertemuan Bank Dunia - IMF di Bali pada Oktober 2018 yang membawa dampak langsung terhadap pencapaian target 17 juta wisman tahun depan “ Tahun 2018 kita ingin mempunyai lebih 100 premier event berskala Internasional untuk meningkatkan kunjungan wisman. Untuk ini perlu ada stimulus pada setiap daerah agar menciptakan event berskala Internasional masuk dalam Calendar of Event Kemenpar sebagai Wonderful Indonesia Calendar of Event 2018,” kata Menpar Arief Yahya. B

Kemenpar : Buka Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba 2017

Ditulis oleh Teks Kemenpar.co.id, Foto Istimewa on . Posted in Information

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief  Yahya bersama Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi dan 8 bupati se - Sumut membuka Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba 2017 di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumut, pada Minggu 10 September 2017. Pesta rakyat ini sebagai kelanjutan dari suksesnya penyelenggaraan karnaval tahun 2016 lalu yang dihadiri Presiden Joko Widodo.
Penyelenggaraan Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba 2017 ini merupakan salah satu upaya untuk mempromosikan Danau Toba yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai salah satu dari 10 destinasi prioritas menjadi ‘Bali Baru’.  “Karnaval ini paling  heboh. Semua orang turun ke pesta tahunan dalam rangka HUT RI ini. Mereka mengenakan ulos, ikat kepala sortali, dan berbusana adat Nusantara dengan warna merah tua, hitam dan ornamen putih,” kata Menpar Arief yahya.  
Karnaval diikuti sekitar 2.000 orang, 500 di antaranya peserta inti, mereka manghunti atau menjunjung tandok. Selain itu juga ada peserta karnaval yang bermain trompet sangkakal dan lainnya. Para peserta karnaval datang dari  Kab. Dairi, Kab. Karo, Kab. Simalungun Kab. Samosir, Kab. Tapanuli Utara, Kab. Humbang Hasundutan, Kab. Toba Samosir, Kab. Pakpak Bharat.
Menariknya, pesta karnaval ini menggunakan jalur sepanjang 3,5 km dari Soposurung hingga Simpang Sibulele dan melintasi Pasar Tradisional Balerong yang terdiri dari enam bangunan megah yang dibangun tahun 1930 dengan hiasan ukiran khas Batak Gorda.
Pesta karnaval dimeriahkan dengan parade peserta dan dramatungi, parade mobil hias, becak hias, marching band, paduan suara, pentas musik artis, pesona tari Indonesia, tarian kontemporer berbasis tari daerah dan  penampilan Opera Batak, serta festival kuliner rakyat. B