AccorHotels & Kemenpar : Kerjasama Promosi Pariwisata

Ditulis oleh Teks & Foto Lili Handayani on . Posted in Information

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan AccorHotels Indonesia kembali menjalin kerja sama guna mewujudkan kemajuan industri pariwisata nasional agar pariwisata juara minimal di level regional.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara dan Chief Operating Officer AccorHotels untuk Indonesia, Malaysia, dan Singapura, Garth Simmons di Gedung Sapta Pesona, kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta pada Jumat (14/7/2017). Agenda penandatanganan kerja sama ini disaksikan Menteri Pariwisata Arief Yahya.
“AccorHotels mendukung dan bekerja bersama pemerintahan untuk meningkatkan pengembangan pariwisata Indonesia. Dengan keunggulan alam, Budaya serta keramah tamahan masyarakatnya, serta didukung strategi dan promosi yang tepat, diyakini pariwisata Indonesia akan mampu bersaing dalam kancah Internasional, seperti Bali yang baru-baru ini terpilih menjadi destinasi terbaik di dunia tahun 2017 oleh TripAdvisor,” kata Chief Operating Officer AccorHotels untuk Indonesia, Malaysia dan Singapura, Garth Simmons.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengemukakan bahwa kerjasama dengan pihak AccorHotels sangat potensial di sektor perhotelan. “Perhotelan merupakan salah satu fasilitas dalam pariwisata yang mana menjadi tempat turis untuk bermalam, “kata Menpar.
Di tahun sebelumnya, AccorHotels Indonesia telah berkomitmen menyediakan 1.000 fam room per tahun dipergunakan untuk keperluan promosi Indonesia. Arief Yahya mencontohkan utusan dari Kemenpar yang sedang menjalankan program ke daerah, utusan dari dinas Pariwisata, Blogger dan media yang meliput wisata Indonesia telah menggunakan fam room. B

BI Corner Diresmikan di UNPAB

Ditulis oleh Teks & Foto Release UNPAB on . Posted in Information

Bank Indonesia (BI) meresmikan pengoperasian BI Corner yang keenam di Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan Sumatera Utara, sehingga mahasiswa bisa menjadikannya sebagai pusat informasi mengenai perekonomian dan dunia entrepreneur.
Bank Indonesia menargetkan 1000 BI Corner untuk seluruh Indonesia, sembilan (9) di antaranya berada di Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2017.
Rektor UNPAB Muhammad Isa Indrawan mengatakan dengan diresmikan BI Corner di UNPAB maka mahasiswa bisa menjadikannya sebagai pusat informasi untuk mengetahui hal perekonomian dan dunia entrepreneur.
Dia  berharap dengan diletakannya BI Corner di UNPAB, maka akan sangat membantu mahasiswa untuk mengakses data perekonomian, wirausaha dan lainnya. “Mudah-mudahan apa yang menjadi tujuan BI mendapat apresiasi yang baik dari mahasiswa kita maupun civitas akademika di UNPAB,” ucap Muhammad Isa Indrawan
Sementara itu Arief Budi Santoso, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, mengatakan secara bertahap pihaknya akan terus bekerjasama dengan sejumlah Perguruan Tinggi untuk memasang BI Corner agar mahasiswa bisa memanfaatkannya untuk mencari data dan informasi perekonomian.
BI Corner, katanya, menjadi perpanjangan dari perpustakaan Bank Indonesia. “Saat ini kita masih bekerjasama dengan universitas,” ungkap Arief.
Dia mengemukakan bahwa  tidak menutup kemungkinan BI Corner juga bisa terpasang di pusat perbelanjaan maupun tempat-tempat keramaian agar informasi perekonomian juga bisa diakses oleh masyarakat luas.
Hanya saja, kata Arief, pihaknya masih memikirkan bagaimana mekanisme dan siapa yang akan mengawasi BI Corner jika terpasang di tempat-tempat keramaian. “Mekanismenya masih kami pikirkan,” katanya.
Arief menambahkan, pembukaan BI Corner sekaligus memberi kesempatan kepada mahasiswa dan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan penelitian yang akan dilakukan. “Dari pemanfaatan BI Corner ini, sekarang banyak mahasiswa yang datang ke perpustakaan BI dan melakukan PKL di tempat kita,” ucap Arief. B

MUDIK

Ditulis oleh Teks Toto TIS Suparto, Foto istimewa on . Posted in Information

Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran merupakan ajang menjalin silaturahmi dengan keluarga. Itu sebabnya mudik ke kampung halaman menjadi ritual para perantau setiap tahun. Transportasi udara merupakan salah satu pilihan. Lebaran ini ada fenomena menarik di transportasi udara, yakni pengguna jasa mulai geser dari penerbangan reguler ke penerbangan eksklusif. Dalam ranah penerbangan eksklusif ini pemudik premium sudah tidak berat merogoh saku untuk menyewa helikopter ataupun jet pribadi.
Adalah PT White Sky Aviation yang menyewakan helikopter Bell 429 untuk keperluan mudik. Ternyata, heli berkapasitas enam penumpang itu habis dipesan untuk rute Jakarta-Bandung pada tanggal keberangkatan 23-27 Juni. Bisa jadi tingginya peminat lantaran promo yang dilancarkan perusahaan itu. Diskon besar diberikan oleh White Sky. Ada tarif  promo Rp 14 juta per unit, belum termasuk biaya pendaratan dan pajak. Tarif promo ini jauh lebih rendah dibanding tarif normal sebesar Rp 41 juta. Diskon besar itu juga dalam rangka memperkenalkan moda helikopter sebagai alternatif.
Pilihan lain bisa di-klik di BliBli.com. Di sana ditawarkan sewa helikopter Bell 407 dengan tarif Rp 53 juta – Rp 159 juta per unit. Helikopter ini dapat mengangkut lima penumpang. Rentang harga itu tergantung lama sewa dan tujuan. Di situs itu tujuan bisa sampai Bali.
Atau, tak terbiasa naik helikopter? Pemudik juga bisa menyewa jet pribadi. Misalnya, pemilik kartu BNI World Emerald Debit difasilitasi untuk menggunakan jet pribadi tersebut. Dari Jakarta bisa menuju Yogyakarta, Cilacap, Solo, Surabaya, Pangkalan Bun, Denpasar, Lombok, Ujung Pandang, dan Singapura. Semua rute dilayani pesawat Phenom 300 yang berkapasitas enam kursi dan Hawker 900 XP yang berkapasitas delapan kursi. Tarifnya? Untuk tujuan Yogyakarta, Cilacap, dan Solo dengan jet Phenom 300 sebesar Rp 151,2 juta dan Hawker 900 XP Rp 189 juta. Sedangkan penerbangan ke Surabaya dan Pangkalan Bun dibanderol Rp 213,3 juta (Phenom 300) dan Rp 276,7 juta (Hawker 900 XP).
Itulah fenomena mudik. Atas dalih kenyamanan, berapa pun yang harus dikeluarkan dari saku, terkadang tidak lagi menjadi persoalan bagi pemudik premium. Apalagi jika di kampung halaman ada yang bertanya, “Mudik naik apa bro?”, lantas dijawab, “Pakai jet pribadi”, maka biaya mahal itu tertutup oleh kenikmatan sosial. Bagaimana pun mudik merupakan ajang menyatakan status kepada teman maupun saudara di kampung halaman.
Tidaklah heran jika makin hari kian bertambah pula pemudik yang menggunakan transportasi udara. Sebab, selain demi kecepatan dan kenyamanan, namun ada juga yang mengambil kesempatan untuk menyatakan status.  Data Kemenhub menunjukkan pemudik yang menggunakan pesawat pada Lebaran 2017 lalu diprediksi mencapai 5,5 juta orang. Jumlah ini melebihi angka 2016 yang tercatat 4,9 juta orang. Jadi prediksi kenaikan sekitar 9,75 persen dari tahun 2016. Jumlah penumpang itu  dihitung selama 16 hari yakni 7 hari sebelum Lebaran, 2 hari saat Lebaran, dan 7 hari setelah Lebaran. Selama 16 hari tersebut, sebanyak 532 pesawat dari 14 perusahaan maskapai melayani penumpang ke 35 bandara domestik dan 7 bandara internasional. Agar transportasi udara lancar, meski angka 5,5 juta penumpang, nyatanya disiapkan 5,75 juta seat. Ada over (kelebihan) atau spare seat yang tidak terpakai.
Kenaikan jumlah penumpang membuat traffic ikut bertambah. Tahun ini, berdasarkan hitungan AirNav Indonesia, kenaikan traffic 17 persen. Apa artinya? Saat ini, moda transportasi udara menjadi pilihan pemudik. Jumlah permintaan tiket pesawat semakin meningkat setiap tahunnya. Traffic di udara naik pertanda daya beli masyarakat meningkat.
Fenomena itu bisa dijadikan moment bagi penyelenggara bandara, maskapai maupun regulator untuk terus meningkatkan pelayanan. Tentu konsumen berharap, di tengah kenaikan daya beli masyarakat terhadap transportasi udara, kasus pesawat “nyaris bertabrakan” di runway tidak akan terjadi lagi. Konsumen berhak memperoleh keamanan dan kenyamanan. (tis)

UKM Center UNPAB : Gelar Expo Kewirausahaan

Ditulis oleh Teks & Foto Release UNPAB on . Posted in Information

UKM Center Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan memperingati hari kebangkitan nasional (Harkitnas) dengan Tema:”Expo Kewirausahaan Mahasiswa Sumut 2017” di lapangan Mahabento UNPAB.
Dalam kegiatan yang digelar pada 17-20 Mei 2017 turut hadir Rektor I UNPAB, Bhakti Alamsyah,, Rektor III UNPAB Samrin, Direktur UKM Center Rahima Br. Purba, Kabid Pengawas Dinas Koperasi Prov Sumut M Haikal, para dekan, dosen dan mahasiswa UNPAB.
Rektor I UNPAB, Bhakti Alamsyah mengharapkan UKM memiliki Income Generating bagi UNPAB, dan panca budi akan mempelopori masyarakat halal. “Mudah-mudahan apa yang kami lakukan dapat sambutan baik dari masyarakat dan Universitas lain”.
Makanan halal merupakan makanan yang diperbolehkan oleh syariah Islam. Kehalalan makanan juga mempunyai keberkahan dan berdampak baik dalam kehidupan manusia. Sari-sari makanan yang dikonsumsi akan diedarkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah.
Dalam kegiatan ini UKM Center UNPAB juga mengadakan Lomba Bazar bagi mahasiswa UNPAB yang bekerja sama dengan Kopertis Wilayah 1 Sumut yang nantinya akan merebutkan Piala Bergilir Lomba Bazar UKM Terbaik dari Kopertis wilayah I Sumut.
Keluar sebagai pemenang  Lomba Bazar terbaik adalah mahasiswa UNPAB Fakultas Ekonomi Akuntansi atas nama Dewi Trisnawati dengan judul program Usaha Kerajinan Krilik dan Manik-Manik. B

Pulau Maratua : Primadona di Ujung Luar Kalimantan

Ditulis oleh Teks Lily Handayani foto Istimewa on . Posted in Information

Senja di Maratua terasa indah. Suasana hening dan deburan ombak yang mulai meyapu seiring air laut yang pasang menawarkan sensasi yang berbeda bila dibandingkan dengan daerah lain.
Di balik ketenaran nama Kepulawan Derawan di Kalimantan Timur, masih ada Pulau Maratua yang tak kalah indah yang menyajikan hamparan laut birunya. Bahkan, pulau yang satu ini masih jarang dikunjungi, cocok bagi yang ingin berbulan madu atau sekadar menikmati keindahan laut tanpa ingar-bingar.
Maratua, salah satu pulau paling luar Indonesia yang begitu eksotis. Pulau yang terletak di Kalimantan Utara dan berbatasan langsung dengan Malaysia (Sabah) dan Filipina memiliki atol dan koral yang begitu indah dan masih alami. Para wisatawan yang mengunjunginya memberi julukan sebagai Paradise Island.
Pulau Maratua berada di Laut Sulawesi, terdapat di bagian selatan kota Tarakan, Kalimantan Utara. Untuk menuju ke tempat ini, Anda bisa melalui dari berbagai akses lokasi yaitu Balikpapan, Tarakan Dan Tanjung Redep kabupaten Berau.
Jika anda melalui akses dari Tanjung Redeb, Anda dapat menggunakan speed boat atau kapal penumpang menuju Pulau Maratua. Dengan speed boat akan membutuhkan waktu sekitar 3 jam menuju Pulau Maratua dari Tanjung Redeb.
Mengingat banyaknya wisatawan ingin mengunjungi Pulau Maratua, maka pada tahun 2015, di Pulau Maratua terdapat Bandara Maratua guan memudahkan akses transportasi. Sehingga Anda bisa langsung menuju Pulau Maratua dengan menggunakan pesawat dengan waktu yang lebih singkat ketimbang menggunakan speed boat.
Maratua terkenal sebagai tempat bertelur yang terbesar bagi penyu hijau. Ratusan penyu bertelur di pulau ini setiap tahunnya. Mungkin bisa dikatakan tempat ini merupakan ibukota bagi penyu hijau karena begitu banyak penyu hijau mengunjungi Pulau Maratua.
Jika Anda tidak bisa menjumpai penyu atau ikan berukuran besar, tidak perlu kecewa.
Karena dive spot di Pulau Maratua selalu terdapat berbagai binatang laut yang unik dan menarik. Beberapa di antaranya seperti ubur-ubur, kuda laut, gurita, lobster, cumi-cumi, barakuda dan bahkan hiu putih. B