Mohamad Khusnudin : Sukses Berawal dari Ternak Kambing

Ditulis oleh Teks Erwin Nurdin, Foto Istimewa on . Posted in Information

Mengawali karir sebagai Teknisi Listrik Penerbangan di Bandara Haluoleo, Kendari, pada tahun 2003, tak Membuat M. Khusnudin berpuas diri. Pria kelahiran Kebumen 40 tahun silam ini memiliki semangat yang menggebu untuk terus lebih baik.
“Saya bukan terlahir dari keluarga yang berada. Oleh karena itu, saya bekerja keras untuk anak dan istri saya agar dapat hidup lebih baik,” kata Khusnudin.
Masa kecil ayah dari tiga orang anak ini dilewati dengan penuh perjuangan. Untuk membiayai pendidikannya, Khusnudin berternak kambing. Dari hasil ternak tersebutlah ia gunakan untuk biaya pendidikannya.  “Orang tua saya tidak memiliki biaya untuk sekolah. Waktu itu saya dibelikan seekor kambing oleh Ayah saya. Dari seekor kambing itu saya bisa melanjutkan pendidikan menengah pertama, SMA hingga perguruan tinggi,” tutur anak pertama dari tiga bersaudara.
Dari seekor kambing tersebut, mimpi Khusnudin untuk bisa masuk STPI pun akhirnya terwujud. Semangat yang dimiliki Khusnudin patut diacungi jempol. Seperti apapun keadaannya ia tak pernah menyerah untuk mewujudkan mimpi dan cita-citanya. Khusnudin berhasil menyelesaikan pendidikannya di STPI jurusan Pendidikan Teknik Listrik pada tahun 2002. Tidak hanya beternak kambing saja. Demi membiayai pendidikannya, Khusnudin pun pernah bekerja di sebuah toko di Kebumen dan Semarang.
Hasil kerja keras Khusnudin kini membuahkan hasil. Dari seekor kambing, kini ia dipercaya mengemban tugas sebagai PPK di Bandara Sugimanuru, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Meskipun anak dan istri tercinta berada di Kendari, tapi tak menyurutkan semangat pria pekerja keras ini dalam bertugas. “Saya sudah dua tahun bertugas di Bandara Sugimanuru. Saya adalah type orang yang kalau sudah bekerja tidak ingat waktu. Tapi saya sangat mencintai anak dan istri saya. Setiap hari Sabtu dan Minggu, selalu saya usahakan pulang ke Kendari untuk berkumpul bersama mereka,” ungkap Khusnudin. B