Launching SAS10K 2018: Promosikan Keindahan Pariwisata Kab. Solok

Ditulis oleh Teks dan Foto Erwin Nurdin on . Posted in Information

Event Sulit Air Solok 10 K (SAS 10K) adalah salah satu event yang telah berhasil diselenggarakan oleh Majalah Bandara. Jalan santai sejauh 10 kilometer di Sulit Air, Solok, Sumatera Barat menjadi kegiatan utama dari event ini. Bukan hanya itu, pariwisata Solok pun ikut terangkat dengan adanya SAS 10K.
Dengan niat mengulang sukses SAS10K 2017, Majalah Bandara dengan pemerintah kota Solok yang diwakili oleh Bupati Kabupaten Solok Gusmal pada 14 November lalu menghadiri  launching SAS10K 2018 di Hotel Borobudur. Event ini diselenggarakan kembali dengan harapan akan semakin memajukan pariwisata di daerah Solok, Sumatera Barat. B

Angkasa Pura I : Danang S. Baskoro Tutup Usia

Ditulis oleh Teks dan Foto Rizki Indriyanah on . Posted in Information

Kabar duka datang dari jajaran manajemen PT Angkasa Pura I. Direktur Utama PT Angkasa Pura I Danang S. Baskoro meninggal dunia pada Sabtu, 18 November 2017 pukul 12.25 pada usia yang ke-56 tahun di RS Pondok Gede, Jakarta.
Jenazah almarhum dimakamkan di Bantul, Yogyakarta, pada Minggu, 19 November 2017 pukul 11.00, setelah sebelumnya disemayamkan di rumah duka di Sunter, Jakarta Utara pada Sabtu 18 November 2017. Upacara pemakaman ini juga dihadiri oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti.
“Mewakili Direksi dan Komisaris PT Angkasa Pura I (Persero), kami mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Bapak Danang S. Baskoro. Semoga amal ibadah beliau diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Israwadi.
Selama menjabat sebagai Direktur Utama PT Angkasa Pura I, almarhum Danang S. Baskoro, pria kelahiran Semarang, 05 Oktober 1961 ini berhasil membawa beberapa bandara di bawah Angkasa Pura I meraih penghargaan tingkat dunia, salah satunya adalah Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali yang berhasil menduduki peringkat I pada kategori bandara dengan jumlah 15-25 juta penumpang per tahun berdasarkan survei kepuasan penumpang pesawat udara Air Service Quality (ASQ) triwulan III 2017 yang dilakukan oleh Airports Council International (ACI).
Sebelumnya pada 2016, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali meraih predikat sebagai “The 3rd World Best Airport 2016” untuk kategori bandara dengan 15-25 juta penumpang per tahun dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menjadi “The Most Improved Airport in Asia-Pacific 2016” dalam ajang ASQ Awards 2016. Begitu juga Bandara Internasional Juanda Surabaya yang dinobatkan sebagai bandara paling tepat waktu di dunia tahun 2016 berdasarkan riset lembaga analis perjalanan udara asal Inggris, OAG. Beberapa capaian internasional ini dicapai Angkasa Pura I berkat upaya dan kepemimpinan Almarhum Danang. S. Baskoro.
Sebagai Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Almarhum Danang S. Baskoro mengemban tugas yang cukup berat yaitu membangun dan mengembangkan sembilan bandara sekaligus. Proyek pembangunan bandara terbesar adalah Bandara Internasional Baru Yogyakarta di Kulon Progo yang ditargetkan dapat mulai beroperasi pada awal 2019. Disusul pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang yang ditargetkan selesai pada Maret 2018. “Kami berterima kasih atas legacy yang ditinggalkan oleh Bapak Danang S. Baskoro dan akan melanjutkan upaya yang telah beliau mulai untuk membangun bandara baru dan mengembangkan banyak bandara di Indonesia,” ujar Israwadi. B

PPU Torehkan Prestasi Lewat Sepakbola

Ditulis oleh Teks dan foto dok PPU on . Posted in Information

Tim sepakbola Penajam Utama FC Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai diperhitungkan dikanca persepakbola nasional. Hal ini terbukti dengan menyabet gelar juara di Piala Soeratin 2017 di tingkat nasional saat mewakili Kaltim.
Penajam Utama FC yang merupakan tim kesebelasan PPU ini telah mampu membuktikan keberadaannya sebagai tim yang diperhitungkan. Keberhasilan tim tidak terlepas dari dukungan dan motivasi seluruh masyarakat dan Pemkab PPU.
Dukungan Pemkab PPU untuk sepakbola tidak diragukan lagi. Terbukti, dengan dibangunnya stadion Panglima Sentik sebagai icon Kabupaten PPU untuk arena olahraga khususnya sepakbola. Bupati PPU, Yusran Aspar mengungkapkan rasa syukur dan bangga karena PPU banyak tersimpan generasi mudah yang berprestasi khususnya dalam dunia olahraga sepakbola yang dapat mengharumkan nama daerah. Menurutnya, generasi tersebut harus dibina oleh orang-orang professional sehingga menjadikan dan menciptakan pemain-pemain yang memiliki kualitas.
“Kami melihat permainan anak-anak kita yang tergabung dalam tim Penajam Utama pada Piala Soeratin U-17 2017 tingkat nasional ini sangat luar biasa dan patut diapresiasi. Mereka ini harus terus di dukung dan terus di bina oleh pelatih yang professional agar menjadi pemain yang handal dan memiliki nurani serta skill yang baik untuk bisa menjadi yang terbaik dan siap mengharumkam nama daerah,” kata Bupati Yusran.
Saat ini Penajam Utama  FC telah menghidupkan kembali persepakbolaan di PPU. Klub yang di Menejeri oleh Alimuddin yang juga Kepala Bapelitbang PPU  tersebut meretas langkah di Liga tingkat nasional mewakili Kaltim  pada piala Soeratin U-17 tahun 2017.
Yusran berharap, di masa depan, melalui kecintaan masyarakat PPU terhadap sepakbola,  diyakini akan berdampak baik pada persepakbolaan di PPU. Bukan tidak mungkin juga Tim  kebanggaan masyarakat PPU dalam hal ini Penajam Utama FC dapat menarik investor atau sponsor untuk mendukung pendanaan bagi kemajuan tim.
“Sepakbola adalah harapan besar seluruh warga masyarakat  daerah ini, untuk setidaknya mengenalkan kabupaten PPU     dan membuktikan bahwa PPU ada di peta sepakbola nasional,” tandasnya. B


Pioneering Tertinggi PPU : Wujud Cinta Tanah Air

Ditulis oleh Teks dan foto dok PPU on . Posted in Information

Sebagia wujud cinta tanah air dan bangsa, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) membangun pioneering bangunan tiang bendera tertinggi yang diklaim teringgi di dunia. Pioneering tersebut berhasil mengibarkan bendera merah putih berukuran 1.000 meter persegi pada momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda yang berlangsung di Pantai Corong, Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, pada Sabtu (28/10/2017).
Peresmian tower bendera dilakukan pada pukul 00.00 dilakukan oleh Kapolda Kalimantan Timur bersama jajaran Pemrov Provinsi Kaltim dan jajaran Pemkab Kabupaten PPU. Tower yang dibangun sangat istimewa karena menggunakan bahan-bahan lokal seperti, pohon kelapa, pohon nibung, bambu, tali dan kayu pemudar. Tower yang dibangun mencapai ketinggian 110 meter.
Inisiator kibar bendera, Supriadi menjelaskan, sebelumnya empat tahun lalu di Pantai Lamaru, Balikpapan, Kaltim telah menciptakan rekor tiang bendera setinggi 64 meter. Keberadaan tiang tertinggi tersebut mengalahkan rekor Malaysia. “Terwujudnya menara tersebut sebagai bentuk komitmen daerah Kaltim telah membuktikan kepada bangsa Indonesia, hanya bambu yang diuntai dan diikat menjadi arti kebangsaan,” ujarnya disela-sela acara.
Tower yang dibangun terdiri dari 2.500 batang bambu, 350 batang pohon nibung dan 120 batang pohon kelapa yang tertanam di kedalaman empat meter di dalam tanah. Untuk mengikat tower disediakan 2,5 ton tali berdiameter masing-masing delapan millimeter, 10 milimeter dan 12 milimeter sehingga terbentuklah sebuah bangunan tower pioneering.
 “Ini menjadi catatan sejarah bahwa sebelumnya di Kabupaten Situbondo Jawa Timur oleh 1.000 penyelam (top diving) Indonesia mengangkat bendera merah putih serupa dari dalam laut dan mengibarkannya, kini rekor tersebut telah bergeser di Bumi Benuo Taka PPU Kaltim,” ujar Supriadi. B

UNPAB : Aksi Kebangsaan Untuk Menjaga NKRI

Ditulis oleh Teks Rizki Indriyanah, Foto Release UNPAB on . Posted in Information

Rektor UNPAB Isa Indrawan hadir dalam Aksi Kebangsaan di Bali pada 25 - 26 September 2017. Seluruh Pimpinan perguruan tinggi Se-Indonesia menggelar Aksi  ini dilandasi keprihatinan atas munculnya ujaran kebencian dan paham kekerasan domba dan fitnah bernuansa SARA.
Acara tersebut diklaim merupakan hajatan terbesar yang melibatkan perguruan tinggi, karena dihadiri 4.000 pimpinan universitas, 432 Profesor, 1.127 Doktor dan 2.500 lebih Magister. Presiden Joko Widodo juga turut hadir untuk memberi pengarahan.
Dalam acara tersebut juga diselenggarakan seminar - seminar yang akan menghadirkan tokoh nasional. Aksi Kebangsaan tersebut bertujuan mencari solusi dan merumuskan langkah yang harus ditempuh menghadapi berkembangnya paham radikalisme yang semakin mengancam.
Menristekdikti Mohamad Nasir mengumpulkan para pimpinan Perguruan Tinggi seluruh Indonesia. Pertemuan tersebut mengambil tema Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme.
Menurut Rektor UNPAB M. Isa Indrawan, aksi tersebut sangat bagus dan agar selalu semangat dalam menjaga keutuhan bangsa dengan wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Kegiatan aksi ini sangat bagus dan membuat kita agar selalu semangat menjaga keutuhan bangsa. Dengan demikian, maka 4 pilar kebangsaan akan berjalan mulus dengan dukungan kita bersama,” ujarnya.
Untuk ke depannya lanjut Isa, aksi - aksi seperti ini harus terus dilakukan, pemahaman pada Pancasila misalnya lewat pendalaman di kegiatan akademik mengenai sejarah lahirnya Pancasila dan mengapa harus ada kelima sila dalam Pancasila. “Perguruan Tinggi Indonesia harus menjadi pintu gerbang keberlangsungan Pancasila dan menjaga bingkai NKRI,” tegas Isa.
Sementara menurut Yudi Latif Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP), aksi ini merupakan aksi nyata bahwa dunia pendidikan, terutama pendidikan tinggi siap untuk meneguhkan sikap terhadap NKRI dan pilar kebangsaan lainnya.
Hadir sebagai narasumber dalam aksi tersebut antara lain adalah Kapolri Tito Karnavian dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius. B