Danau Sentani : Terluas di Papua

Ditulis oleh Teks Rizki Indriyanah, Foto Istimewa on . Posted in Destination

Danau Sentani sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat, khususnya para wisatawan domestik maupun mancanegara. Danau yang memiliki luas 9.360 hektar ini merupakan danau terluas di Papua. Danau yang terbentag antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura ini juga terkenal di kancah internasional dengan festivalnya, yakni Festival Danau Sentani yang rutin diselenggarakan setiap tahun.
Hamparan danau yang luas dikelilingi dengan pepohonan hijau nan cantik juga dapat terlihat jelas saat kita berada di atas udara dalam pesawat ketika menuju Bandara Sentani. Danau Sentani berada di bawah lereng Pegunungan Cagar Alam Cyclops dan di danau ini juga tedapat 22 pulau kecil yang menghiasinya sehingga menambah keeksotisannya.
Sebagai obyek wisata yang tidak boleh terlewati saat berkunjung ke Jayapura, di Danau Sentani para wisatawan juga bisa melakukan beberapa hal untuk dapat menikmati keindahan alamnya. Salah satunya yang paling populer adalah naik perahu menyusuri danau dan singgah di salah satu pulaunya. Biasanya pemandu lokal akan membawa wisatawan berhenti di Pulau Asei yang terdekat atau Ayapo dan naik perahunya dari Dermaga Kalkothe di Sentani Timur.
Danau ini memiliki 30 spesies ikan air tawar dan empat di antaranya merupakan endemik Danau Sentani, yaitu ikan gabus Danau Sentani, ikan pelangi Sentani, ikan pelangi merah dan hiu gergaji. Danau ini juga kaya akan beragam biota laut dan sudah dimanfaatkan untuk budidaya ikan tawar.
Berdasarkan catatan sejarah, dulu Danau Sentani menjadi lokasi dari tempat pelatihan untuk pendaratan pesawat amfibi. Dibangun oleh Jepang, namun kemudian diambil alih oleh Angkatan Darat Amerika pada tahun 1944. Konon katanya, Legenda Perang Dunia Kenamaan Amerika, Jenderal McArthur, dikabarkan pernah tinggal di Danau Sentani. B

Candi Prambanan : Icon Wisata Yogyakarta

Ditulis oleh Teks dan Foto Rizki Indriyanah on . Posted in Destination

Candi Prambanan atau dikenal juga dengan nama Candi Roro Jongrang merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia, bahkan se-Asia Tenggara. Hingga saat ini, belum dapat dipastikan kapan candi ini dibangun. Namun kuat dugaan, bahwa candi ini dibangun sekitar pertengahan abad ke-9 oleh raja dari Wangsa Sanjaya, yaitu Raja Balitung Maha Sambu. Dugaan tersebut diperkuat oleh temuan isi Prasasti Syiwagrha. Prasasti tersebut berangka tahun 778 saka atau 856 masehi ini ditulis pada masa pemerintahan Rakai Pikatan.
Candi Prambanan adalah salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO juga icon wisata Yogyakarta yang terletak di lingkungan Taman Wisata Prambanan, kurang lebih 17 km ke arah timur Yogyakarta, tepatnya di Kecamatan Bokoharjo. Lokasinya hanya berjarak 100 meter saja dari Jalan Raya Yogya – Solo, sehingga untuk menemukannya tidak terlalu sulit.
Keindahan arsitektur dan keeksotisan candi ini mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai belahan dunia untuk melihat situs peninggalan sejarah itu. Terlepas dari itu semua, Candi Prambanan juga meninggalkan cerita di masa lampau tentang besarnya rasa cinta Bandung Bondowoso terhadap Roro Jongrang.
Konon katanya, untuk membuktikan rasa cintanya itu, Roro Jongrang meminta Bandung Bondowoso untuk membuatkannya seribu candi dalam satu malam. Lalu Bandung Bondowoso pun menyanggupinya dan mengerahkan seluruh kesaktiannya untuk membangun seribu candi dan meminta bantuan jin untuk menyelesaikannya. Namun, karena permintaan itu hanya siasat Roro Jongrang untuk mengalahkan Bandung Bondowoso, ia tak rela jika Bandung Bondowoso dapat menyelesaikan seribu candi itu dalam satu malam.
Lalu, Roro Jongrang pun memutar otaknya dan mengatur siasat lainnya untuk menggagalkan segala upaya Bandung Bondowoso membangun seribu candi itu. Siasat Roro Jongrang pun berhasil, pagi telah tiba dan jin yang membantu Bandung Bondowoso pun seketika berhenti bekerja karena dikira hari sudah pagi. Bandung Bondowoso terkejut dan curiga dengan yang terjadi. Ia pun lantas memanggil Roro Jongrang untuk menghitung seluruh candi yang ternyata berjumlah 999.
Menyadari tipu muslihat Roro Jongrang, Bandung Bondowoso menjadi murka dan mengutuk Roro Jongrang menjadi candi yang ke seribu. Seketika, tubuh Roro Jongrang pun berubah menjadi batu. Sejak saat itu Candi Prambanan mulai dikenal oleh masyarakat. B

Pesisir Barat, “Surga” Wisata Lampung

Ditulis oleh Teks Rizki Indriyanah, Foto Istimewa on . Posted in Destination

Kabupaten Pesisir Barat adalah salah satu kabupaten di Provinsi Lampung dan merupakan kabupaten termuda di Lampung yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Kabupaten Pesisir Barat merupakan hasil pemekaran Kabupaten Liwa. Meskipun kabupaten termuda, tetapi destinasi wisata di Pesisir Barat ini sudah dikenal luas oleh para traveller, karena sebelumnya daerah wisata ini adalah bagian dari Kabupaten Pesisir Barat.
Tanjung Setia merupakan Desa Wisata, di mana di tempat ini terdapat pantai yang sangat terkenal untuk berselancar dan menghadap langsung Samudera Hindia. Gelombang ombak di pantai ini dari bulan April hingga Oktober mencapai ketinggian empat meter dan panjangnya dua ratus meter, sehingga pantai ini menjadi tempat surfing favorit para wisatawan mancanegara. Ujung Bocor dikenal sebagai spot surfing  left hender yang paling konsisten di wilayah Tanjung Setia. Selama musim ini banyak wisatawan dari berbagai belahan dunia yang datang ke tempat ini untuk surfing.
Selain Tanjung Setia, juga terdapat Pulau Pisang yang merupakan pulau kecil seluas dua ratus hektar yang terletak di lepas Pantai Tembakak di seberang Ibukota Kabupaten Pesisir Barat, Krui. Pulau ini dihuni oleh masyarakat dari delapan desa. Spot yang paling terkenal di pulau ini adalah Batu Guri yang terletak di timur laut Pulau Pisang. Batu Guri memiliki pantai dengan landmark yang khas berupa batu karang di tengah laut yang ditumbuhi dengan pepohonan rimbun.
Berkunjung ke Pesisir Barat kurang lengkap rasanya jika tidak menikmati keindahan alamnya yang masih perawan. Untuk dapat melihat keindahan alamnya, para wisatawan bisa berkunjung ke Rhino Camp Sukaraja Atas. Di sana para wisatawan akan disuguhkan keindahan alam hutan hujan yang eksotis dan melihat sungai dari hutan, jalan - jalan menyusuri hutan hujan untuk melihat berbagai satwa dari burung, owa, gajah dan harimau Sumatera, habitat raflesia flora dan fauna liar lainnya. Semua kegiatan di Rhino Camp dipandu oleh petugas Jagawana untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengunjung saat menjelajahi kawasan Bukit Barisan Selatan.
Kabupaten Pesisir Barat berjarak 250 Km dari Kota Bandar Lampung. Jika ditempuh melalui jalur darat dapat memakan waktu selama enam jam, sedangkan jika menggunakan transportasi udara hanya 30 menit saja. Kini, akses menuju Pesisir Barat akan semakin mudah dengan hadirnya Bandara Taufiq Kiemas yang terletak di Pekon Serai, Krui, Kecamatan Pesisir Tengah.  Dengan adanya transportasi udara, tentu dapat mempersingkat waktu tempuh perjalanan. B

Launching Brand Baru : Singapore Tourism Board

Ditulis oleh Teks Puti Nadhira, Foto Istimewa on . Posted in Destination

Siapa yang tidak kenal Singapura? Negeri tetangga yang terkenal dengan Patung Merlionnya ini masih menjadi salah satu destinasi pilihan masyarakat Indonesia.
Dalam rangka menangkap semangat dan sikap Singapura, Singapore Tourism Board meluncurkan brand baru yaitu ‘Singapore: Passion Made Possible’ di Jakarta pada awal September ini. Tagline baru ini juga menceritakan sebuah kisah tentang negara Singapura yang lebih dari sekadar destinasi wisata.
“Saat ini salah satu yang mendorong konsumen dalam membuat keputusan untuk melakukan perjalanan adalah passion mereka. Kami ingin mengumumkan bahwa Singapura dapat memenuhi passion para wisatawan dan pengunjung,” kata Edward Koh selaku Executive Director South East Asia, STB, pada saat launching di Jakarta.
‘Singapore: Passion Made Possible’ ini sejalan dengan tujuan Singapura untuk menciptakan pariwisata yang berkualitas (Quality Tourism). Salah satu pendekatan yang dilakukan bukan hanya dengan sekedar menawarkan hal - hal yang bisa dilakukan di Singapura, tapi juga mengajak para wisatawan Indonesia untuk berimajinasi dengan apa yang bisa mereka wujudkan di sana.
“Misalnya mengejar passion mereka sebagai seorang Pecinta Kuliner (Foodie), Penjelajah (Explorer), Pencinta Belanja (Collector), Pemburu Aksi (Action Seeker), Penyuka Sosialisasi (Socializer), atau Penggiat Seni (Culture Shaper),” ujar Edward. B

Wisata Nabire : Berenang Bersama Hiu Paus

Ditulis oleh Teks Rizki Indriyanah, Foto Istimewa on . Posted in Destination

Nabire adalah salah satu kabupaten di Provinsi Papua yang terletak di kawasan Teluk Cendrawasih dan Samudera Pasifik. Kabupaten yang memiliki luas 12.075 kilometer persegi ini memiliki ikon wisata yang mampu menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung ke daerah tersebut, yaitu berenang bersama Hiu Paus. Tepat di Teluk Cendrawasih ini terdapat sebuah lokasi di mana Hiu Paus sering bermunculan ke permukaan.
Mendengar nama jenis ikan terbesar di dunia ini yang terkenal ganas dan pemangsa, mungkin membuat kita berpikir ulang untuk berenang bersamanya. Tapi tidak perlu takut dan khawatir, karena Hiu Paus ini sangat jinak dan bersahabat dengan manusia. Di kedalaman laut yang jernih, kawanan Hiu Paus ini akan berenang dan menari bersama.  Mereka berenang bagaikan lumba-lumba yang sudah terlatih di wahana sirkus yang sangat ramah dengan manusia.
Untuk dapat berenang bersama Hiu Paus, kita dapat menjumpainya di Tanjung Kwatisore. Mereka muncul bergerombolan hingga enam ekor. Biasanya, mereka muncul pada pagi dan sore hari saat mencari makan. Uniknya, Hiu Paus ini muncul di sekitar bagan (rumah terapung tempat menangkap ikan) yang bertebaran di sepanjang Tanjung Kwatisore.
Perjalanan dari Kota Nabire menuju Tanjung Kwatisore dapat ditempuh melalui jalur darat selama 3 – 4 jam. Tentu lama perjalanan ini akan terbayar dengan kepuasan ketika dapat berenang bersama Hiu Paus dan mengabadikannya di dalam foto. Berfoto bersama terumbu karang dan ikan - ikan kecil di sekitarnya saat berenang atau menyelam ke dalam laut sudah biasa. Tetapi, berfoto dengan Hiu Paus di habitatnya langsung, yakni laut lepas adalah sesuatu yang tidak akan terlupakan. B