Pulau Kei : Surga Tersembunyi Indonesia

Ditulis oleh Teks Rizki Indriyanah, Foto Istimewa on . Posted in Destination

Pulau Kei di Provinsi Maluku memiliki keindahan alam yang eksotis, hamparan biru laut yang terbentang luas dan diselimuti pasir putihnya yang halus juga dedaunan rimbun yang berada di tepi pantai di Pulau Kei, membuat mata tak henti memandang dan takjub akan keindahannya.
Pulau Kei memiliki potensi wisata bahari yang sangat luar biasa indahnya, seperti Pantai Pasir Panjang yang merupakan tempat diselenggarakannya Festival Meti Kei dan pasir putih di pantai ini mendapatkan predikat sebagai pasir putih terhalus kedua di dunia. Selain wisata bahari, di Pulau Kei juga terdapat Gua Hawang yang memiliki kolam air berwarna biru dan bening bagaikan kaca. Lokasi gua ini tidak terlalu jauh dari Bandara Karel Sadsuitubun.
Kepala Dinas Pariwisata Maluku Tenggara Roy Rahajaan mengemukakan, bahwa Pulau Kei ini merupakan surga yang tersembunyi di Indonesia. Oleh karena itu, untuk terus menggenjot kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara, Pemkab Maluku Tenggara akan terus melakukan berbagai upaya untuk mengenalkan potensi wisata yang dimiliki oleh Pulau Kei ke dunia, salah satunya adalah dengan menyelenggarakan Festival Meti Kei dan festival ini ditetapkan sebagai event tahunan. “Kei memiliki potensi wisata yang tinggi dan belum semua dikembangkan karena keterbatasan anggaran. Namun demikian, pariwisata ditetapkan oleh Pemkab Maluku Tenggara sebagai leading sector,” kata Roy.
Selain memiliki Pantai Panjang yang merupakan icon wisata Maluku Tenggara, di Kei juga terdapat Pulau Bair yang keindahan alamnya tak kalah dari Raja Ampat. Banyak yang mengatakan, bahwa Pulau Bair adalah Raja Ampat-nya Pulau Kei. Keberadaan pulau tak berpenghuni belum banyak diketahui oleh wisatawan mancanegara, namun masyarakat lokal sudah menyadari potensi wisata yang dimiliki Pulau Bair. Keindahan alamnya yang memukau, ditambah dengan air lautnya yang biru kehijauan dan tenang membuat siapapun yang berkunjung ke Pulau Bair akan merasa kedamaian berada di pulau tersebut.
“Di Papua Barat ada Raja Ampat, tapi di Maluku ada Pulau Bair yang keindahan alamnya tidak kalah Raja Ampat. Meskipun secara administratif pulau ini berada di Kota Tual, tapi Pemkab Maluku Tenggara yang selama ini bekerja keras mempromosikan Pulau Bair,” ujar Kadispar.
Selain Pulau Bair, Roy juga menambahkan bahwa di Kei Besar terdapat sebuah laguna yang merupakan gugusan pulau karang yang lebih indah dari Pulau Bair. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, laguna ini adalah awal terbentuknya desa sehingga tidak diserahkan ke Pemkab untuk dikelola dan dikembangkan. Padahal laguna ini memiliki potensi wisata yang luar biasa yang dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat melalui sektor pariwisata. “Laguna hingga saat ini belum dikembangkan karena laguna ini dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai awal terbentuknya desa,” lanjutnya.
Saat bincang-bincang dengan awak Majalah Bandara, Roy juga menyelipkan harapannya agar Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pariwisata agar dapat memberikan perhatiannya kepada Pulau Kei yang memiliki potensi wisata yang sangat tinggi dan belum dikembangkan secara maksimal karena anggaran yang terbatas. “Semoga Pemerintah Pusat bisa memberikan perhartiannya terhadap potensi wisata Pulau Kei,” tuturnya.
Untuk mengunjungi destinasi wisata yang berada di Pulau Kei, kita akan melalui Bandara Karel Sadsuitubun yang terletak di Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara. Penerbangan ke Langgur dilayani oleh Garuda Indonesia, Wings Air dan Sriwijaya Air. Kini menuju Kei semakin mudah karena transportasi udara di daerah tersebut semakin lancar, sehingga memudahkan wisatawan. B

Adelaide Surga Anggur di Australia

Ditulis oleh Teks Puti Nadhira & Foto Istimewa on . Posted in Destination

Waktu libur telah tiba! Masih bingung mau liburan kemana? Adelaide bisa menjadi pilihan destinasi selanjutnya untuk Anda.
Adelaide adalah ibu kota dan kota terbesar di negara bagian Australia Selatan, Australia. Kota pesisir ini memiliki penduduk dengan jumlah sekitar 1.500.000 jiwa.
Ketika berada di Adelaide, Anda dapat menikmati kuliner yang luar biasa, pameran seni dan acara kelas dunia. Anda juga dapat berbelanja lalu bersantai di bar yang ramai dan minum anggur khas Adelaide. Apa bedanya minuman anggur di Indonesia dengan Adelaide?
 Jangan salah, Adelaide dikenal sebagai ibukota anggur dunia. Tidak peduli musim apa liburannya, berada di Adelaide memungkinkan Anda  untuk mencicipi yang terbaik di Australia.
Jika Anda penasaran untuk datang langsung ke kebun anggurnya, Anda bisa mengunjungi Adelaide Hills. Perbukitan ini bukan hanya bagus untuk selfie dengan latar kota Adelaide, tetapi tempat tersebut merupakan penghasil sebagian besar makanan kota dan distrik perkebunan anggur utama dengan sekitar 50 tempat untuk mencicipi anggur.
Selain itu, tidak lengkap jika tidak melihat binatang khas Australia ketika berada di Adelaide. Anda bisa melihat berbagai satwa liar di Kebun Binatang Adelaide, hanya 10 menit berjalan kaki dari pusat kota, rumah bagi lebih dari 1800 binatang, termasuk kanguru, koala dan spesies asli lainnya.
Jadi tunggu apa lagi? Kunjungi Adelaide secepatnya! B

Raja Ampat Surga Tersembunyi

Ditulis oleh Teks dan Foto Vianty Manullang on . Posted in Destination

Secara umum Raja Ampat adalah kepulauan yang terdiri dari banyak sekali pulau karang dan tersebar luas di seluruh wilayahnya. Kepulauan yang berada di ujung barat laut Papua ini memang sudah dikenal luas sebagai kawasan penuh tantangan bagi para penggila petualang. Sedangkan bagi para penyelam dalam dan luar Indonesia, Raja Ampat dianggap sebagai surga yang tidak dapat diungkapkan kata-kata.
Raja Ampat punya banyak diving sport yang digilai para diver dunia. Tidak hanya kekayaan alam bawah lautnya, Raja Ampat juga memiliki banyak hal menarik di atas permukaan lautnya. Banyak sekali pantai-pantai yang indah tersebar di seluruh Kepulauan Raja Ampat. Selain itu, pulau-pulau yang membentuk deretan tebing tinggi pun banyak terdapat di Raja Ampat. Seperti yang terlihat di bukit Piaynemo ini.  Dari bukit gugusan pulau terlihat seperti layaknya gugusan bukit di Pulau Wayag yang telah menjadi ikon Raja Ampat. Bedanya, bentuk gugusan pulau karang di Piaynemo lebih kecil karena itu banyak yang menyebutkan Piaynemo sebagai Pulau Wayag mini.
Hutan-Hutan tropis pun tidak kalah menariknya, bahkan ada beberapa tempat seperti Desa Sawinggrai yang menyuguhkan pengalaman tak terlupakan yaitu bisa melihat burung Cendrawasih. Seperti yang kita ketahui, burung Cendrawasih adalah burung langka dan cantik khas Papua yang sering disebut sebagai burung surga.
Belum selesai sampai di kekayaan alam saja, Raja Ampat juga memiliki berbagai kebudayaan dan kesenian yang sangat unik dan menarik. Salah satunya adalah Desa Arborek. Desa yang berada di satu pulau kecil ini memiliki banyak sekali kesenian, mulai tarian-tarian tradisional, makanan sinole yang dibuat dari sagu, hingga kerajinan anyaman daun pandan khas arborek yang sudah diwariskan secara turun-temurun antar generasi.
Betapa kayanya alam dan budaya kepulauan Raja Ampat. sehingga membuat dunia berdecak kagum. Perlindungannya masih ada dan sangat terlindungi serta mampu memberi edukasi terhadap lingkungannya agar tidak merusak karang dan ikannya. kini Raja Ampat sudah menjadi salah satu tujuan wisata terkenal di dunia. B

Kementerian Pariwisata : Kabupaten Sumenep Siapkan 36 Event

Ditulis oleh Teks dan Foto Rizki Indriyanah on . Posted in Destination

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti bersama Bupati Sumenep Busyro Karim dan Wakil Bupati Achmad Fauzi me-launching Visit and Calender of Event (CoE) Sumenep 2018 pada 05 Desember 2017 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, dengan tema ‘Interesting and Healthy’.
Peluncuran Visit and CoE Sumenep 2018 ini merupakan upaya mempromosikan potensi pariwisata serta untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang ditargetkan dengan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 15.000 dan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 1,1 juta.
Dalam peluncuran tersebut, Kabupaten Sumenep mengukuhkan diri sebagai Soul of Madura pada tahun 2018 mendatang dan sebanyak 36 event yang akan diselenggarakan sepanjang tahun 2018 telah dipersiapkan, di antaranya adalah Festival Budaya, Religi, Sejarah, Olahraga, serta Festival Kesehatan yang dijadikan tema dan menjadi salah satu icon pariwisata Sumenep.
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti mengapresiasi launching Visit and Calender of Event Sumenep 2018 yang merupakan sarana untuk mempromosikan pariwisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumenep, sekaligus untuk mendukung CoE Wonderful Indonesia 2018 dengan menetapkan 100 premier event dalam rangka mencapai target pariwisata 2018, yaitu untuk kunjungan wisman sebanyak 17 juta dan wisnus sebanyak 270 juta.
“Launching Visit and Calender of Event Sumenep 2018 adalah program penting untuk memperkuat unsur 3A, yaitu Atraksi, Amenitas dan Aksesibilitas. Khususnya unsur atraksi wisata berupa festival budaya (culture), alam (nature) dan buatan manusia (manmade),” kata Esthy Reko Astuti.
Esthy juga menambahkan, selain atraksi berupa event dalam berbagai festival yang menarik, Kabupaten Sumenep juga telah didukung dengan aksesibilitas yang memadai dan mendukung, antara lain Bandara Trunojoyo yang sudah diterbangi oleh maskapai Wings Air setiap hari sebanyak satu kali, Pelabuhan Kalianget dan akses jalan darat maupun amenitas berupa hotel serta homestay telah banyak berdiri di destinasi tersebut. “Pariwisata Sumenep sudah didukung oleh unsur 3A yang memadai, sehingga menjadi salah satu destinasi unggulan di Tanah Madura dan Jawa Timur,” lanjutnya.
Esthy juga berharap frekuensi penerbangan di Sumenep dapat ditambah, sehingga wisatawan yang ingin berkunjung ke Sumenep menggunakan transportasi udara pun memiliki banyak pilihan dan waktu tempuh pun menjadi lebih singkat. B

Kementerian Pariwisata : Gelar Consumer Selling d Mumbai

Ditulis oleh Teks dan Foto Erwin Nurdin on . Posted in Destination

Kementerian Pariwisata melalui Deputi Pemasaran Luar Negeri menggelar event Cunsumer Selling di Mumbai India ditengah semakin meningkatnya minat calon wisatawan  dari negara dengan penduduk 1,3 miliar tersebut.

Pembukaan Consumer Selling dilakukan Konsul Jendral Republik Indonesia di Mumbai Saut Siringoringo, didampingi Head of Section of Special Interest Sales Mission for Asia Pacific Dian Lianingsih dan Station and Services Manager Garuda Indnesia untuk Mumbai Sampriyanto. Consumer Selling pada hari pertama ini selain dikunjungi warga Mumbai, pada acara pembukaan tersebut juga mengundang belasan media online dan cetak.

“Strategi Kementerian Pariwisata melakukan Consumer Selling sangat tepat yakni promosi kepada warga India yang memang sangat potensial berkunjung ke berbagai obyek wisata  Indonesia,” ujar Saut Siringoringo seperti dilaporkan wartawan Bandara Erwin Nurdin dari Mumbai.

Pada event itu mempromosikan ragam destinasi wisatanya di Indonesia, khususnya di kota Mumbai dengan judul Consumer Selling di India 2017. Bertempat di salah satu pusat perbelanjaan besar di kota Mumbai, yakni Mall Infinity Malad, pada 18-19 November 2017, promosi tersebut menyasar langsung masyarakat India.

Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik, Vinsensius Jemadu, mangatakan bahwa kegiatan Consumer Selling ini juga akan dimanfaatkan untuk menginformasikan kepada public India, berdasarkan informasi dari Pemerintah Provinsi Bali, bahwa saat ini Bali aman untuk dikunjungi setelah aktivitas kegempaan Gunung Agung menurun sejak beberapa waktu lalu. “Namun begitu, kami menghimbau bagi pengunjung atau wisatawan untuk tidak mendekati atau melakukan aktivitas wisata apapun di sekitar wilayah Gunung Agung” tambahnya kemudian.

Consumer Selling merupakan kegiatan business to consumer, dimana dalam kegiatan ini,selain menampilkan kebudayaan Indonesia dalam bentuk tari tradisonal dan Indonesia carnival, akan ada pula teknologi realitas virtual (VR) yang dipamerkan. Dengan peralatan VR itu, pengunjung bisa merasakan pengalaman unik dalam mencicipi ragam destinasi di Indonesia. Selain itu akan dihadirkan pula tempat untuk meminum kopi asli Indonesia dimana seorang barista akan melayani pengunjung dengan menyuguhkan kopi sambil menjelaskan asal usul kopi tersebut. B