Festival Barata Kulisusu 2018 : Wisata Buton Utara Dipacu

Ditulis oleh Teks Erwin Nurdin, Foto Buton Utara on . Posted in Destination

Pemerintah Kabupaten Buton Utara berupaya mengenalkan destinasi wisata. Upaya ini merupakan komitmen untuk mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan di daerah itu.
     Bupati Buton Utara Abu Hasan mengatakan dua kampung wisata dibangun untuk menarik wisatawan berkunjung ke daerah tersebut. “Dua kampung wisata adalah Desa Mandala dan Desa Nanua Jaya terletak di Kecamatan Kulisusu,” katanya.
Ia mengatakan alasan memilih tempat itu sebagai kampung wisata karena panorama alamnya yang indah. Salah satu pendukung panorama alamnya adalah terdapat ratusan hektare hutan mangrove di kawasan itu.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Butur Harlin Hari mengatakan Buton Utara (Butur ) adalah salah satu daerah yang memiliki kawasan hutan mangrove terluas di Sultra. Untuk itu, dalam waktu dekat, pihaknya akan mencoba mempromosikan wisata bahari yang ada di utara Pulau Buton ini.
“Dalam waktu dekat kita akan adakan promosi pariwisata dan kebudayaan. Namanya promosi pariwisata Buton Utara,” ungkap Harlin.
Salah satu promosi dimaksud antara lain Festival Barata Kulisusu 2018. Berdasarkan agenda Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara festival akan berlangsung November 2018.
Kulisusu/Kolencusu/Kalingsusu merupakan salah satu dari empat benteng pertahanan Barata Patapalena (cadik penjaga keseimbangan perahu negara) pada masa Kesultanan Buton. Barata Kulisusu bersama-sama dengan Barata Muna, Barata Tiworo dan Barata Kaledupa merupakan pintu-pintu pertama pertahanan sebelum musuh masuk ke dalam wilayah pusat kekuasaan di Bau-Bau. “Nilai sejarah itu yang akan ditampilkan lewat festival,” kata Harlin. B