Pemda Maluku Tenggara : Kehadiran Bandara Dorong Perekonomian & Pariwisata

Ditulis oleh Teks Rizki Indriyanah, Foto Rizki Indriyanah, Istimewa on . Posted in Destination

Rabu, 27 Desember 2017, pesawat Sriwijaya Air jenis Boeing 737-500 mendarat dengan mulus di Bandara Karel Sadsuitubun. Sriwijaya Air terbang dari Makassar pukul 03.30 waktu setempat dan tiba di Langgur pukul 06.38 pagi waktu setempat. Dengan mendaratnya pesawat tersebut menandakan bahwa Sriwijaya Air resmi melayani rute penerbangan Makassar - Langgur.
Dalam penerbangan perdana tersebut juga turut hadir Bupati Maluku Tenggara, Ketua DRPD Maluku Tenggara S. Thedeus A. Welerubun, serta para ketua Forpimda Maluku Tenggara, serta Walikota Tual.
Dengan dibukanya rute penerbangan Makassar - Langgur seminggu tiga kali itu tentu menambah kemudahan akses menuju Langgur yang selama ini harus melalui Bandara Pattimura terlebih dahulu.
Bupati Maluku Tenggara Anderias Rentanubun mengemukakan, dengan kehadiran penerbangan Sriwijaya Air dengan rute Makassar - Langgur diharapkan dapat menekan harga tiket menjadi lebih murah dan terjangkau. “Selama ini untuk keluar dari Langgur, masyarakat harus keluar uang yang begitu banyak untuk menikmati kemudahan transportasi udara,” kata Bupati yang akrab disapa Andre.
Dengan adanya penerbangan tersebut juga menurut Andre menjawab permasalahan pariwisata di Maluku Tenggara yang terhambat di konektivitas, hunian dan kuliner yang masih kurang. “Untuk konektivitas kini sudah ada Bandara Karel Sadsuitubun dan beberapa maskapai nasional seperti Garuda Indonesia, Wings Air dan Sriwijaya Air yang melayani penerbangan ke Langgur. Garuda Indonesia dan Wings Air terbangnya dari Langgur - Ambon PP, sedangkan Sriwijaya dari Makassar - Langgur PP, sehingga memudahkan akses wisatawan baik domestik maupun mancanegara berkunjung ke Maluku Tenggara. Dengan demikian kunjungan wisatawan pun akan semakin meningkat,” lanjutnya.
Di samping dapat menekan harga tiket menjadi lebih murah, dengan adanya penerbangan tersebut juga lebih hemat dan dapat mengangkut penumpang lebih banyak  serta barang bagasi yang dibawa pun menjadi lebih banyak pula. Karena selama ini masyarakat tidak hanya menggunakan transportasi udara untuk sekedar keluar Langgur dan berkunjung ke kota besar, tetapi juga untuk membawa hasil tangkapan ikan serta rumput laut untuk dijual di luar Langgur, seperti di Pulau Jawa.
Bupati juga menambahkan, bahwa sudah dua tahun terakhir ini Pemda Maluku Tenggara menyelenggarakan Festival Meti Kei, salah satu kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun guna mengenalkan potensi pariwisata Maluku Tenggara kepada dunia yang merupakan surga tersembunyi di Indonesia. “Maluku Tenggara memiliki         potensi wisata yang tinggi. Seperti     Pantai Panjang yang memiliki pasir putih yang halus dan merupakan pantai dengan pasir putih terhalus kedua di dunia. Selain itu juga ada Pulau Bair yang merupakan Raja Ampat-nya Maluku Tenggara,” tambahnya.
Pertumbuhan pariwisata di Maluku Tenggara cukup meningkat dalam tiga bulan terakhir ini.  Hal ini dapat terlihat dari penerbangan Garuda Indonesia dan Wings Air yang dipenuhi oleh wisatawan. “Dengan penerbangan ini, diharapkan selain dapat meningkatkan pergerakan pertumbuhan ekonomi masyarakat, juga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan,” ujar Bupati.
Di samping itu Ketua DPRD Maluku Tenggara S. Thedeus A. Welerubun mengungkapkan, kehadiran penerbangan Sriwijaya Air dengan rute tersebut sangat membantu masyarakat dan Pemda juga putra daerah yang banyak melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di Makassar. “Pemda sangat mengapresiasi penerbangan ini. Karena kegiatan masyarakat dan Pemda pun menjadi lebih mudah. Penerbangan ini dapat terwujudnya karena kerjasama yang baik antara Pemda, Dirjen Perhubungan Udara, Kepala Bandara Karel Sadsuitubun dan crew Sriwijaya,” katanya.
Menurut Thedeus, dengan penerbangan ini tentu dapat memperlancar arus penumpang dari barat ke timur, dan dari timur ke barat. “Banyak wisatawan yang ingin berkunjung tapi terhambat pada transportasi. Tapi dengan adanya penerbangan Sriwajaya Air dengan rute Makassar - Langgur, tentu menjadi lebih mudah dan cepat,” ujarnya. B