Kementerian Pariwisata : Gelar Consumer Selling d Mumbai

Ditulis oleh Teks dan Foto Erwin Nurdin on . Posted in Destination

Kementerian Pariwisata melalui Deputi Pemasaran Luar Negeri menggelar event Cunsumer Selling di Mumbai India ditengah semakin meningkatnya minat calon wisatawan  dari negara dengan penduduk 1,3 miliar tersebut.

Pembukaan Consumer Selling dilakukan Konsul Jendral Republik Indonesia di Mumbai Saut Siringoringo, didampingi Head of Section of Special Interest Sales Mission for Asia Pacific Dian Lianingsih dan Station and Services Manager Garuda Indnesia untuk Mumbai Sampriyanto. Consumer Selling pada hari pertama ini selain dikunjungi warga Mumbai, pada acara pembukaan tersebut juga mengundang belasan media online dan cetak.

“Strategi Kementerian Pariwisata melakukan Consumer Selling sangat tepat yakni promosi kepada warga India yang memang sangat potensial berkunjung ke berbagai obyek wisata  Indonesia,” ujar Saut Siringoringo seperti dilaporkan wartawan Bandara Erwin Nurdin dari Mumbai.

Pada event itu mempromosikan ragam destinasi wisatanya di Indonesia, khususnya di kota Mumbai dengan judul Consumer Selling di India 2017. Bertempat di salah satu pusat perbelanjaan besar di kota Mumbai, yakni Mall Infinity Malad, pada 18-19 November 2017, promosi tersebut menyasar langsung masyarakat India.

Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik, Vinsensius Jemadu, mangatakan bahwa kegiatan Consumer Selling ini juga akan dimanfaatkan untuk menginformasikan kepada public India, berdasarkan informasi dari Pemerintah Provinsi Bali, bahwa saat ini Bali aman untuk dikunjungi setelah aktivitas kegempaan Gunung Agung menurun sejak beberapa waktu lalu. “Namun begitu, kami menghimbau bagi pengunjung atau wisatawan untuk tidak mendekati atau melakukan aktivitas wisata apapun di sekitar wilayah Gunung Agung” tambahnya kemudian.

Consumer Selling merupakan kegiatan business to consumer, dimana dalam kegiatan ini,selain menampilkan kebudayaan Indonesia dalam bentuk tari tradisonal dan Indonesia carnival, akan ada pula teknologi realitas virtual (VR) yang dipamerkan. Dengan peralatan VR itu, pengunjung bisa merasakan pengalaman unik dalam mencicipi ragam destinasi di Indonesia. Selain itu akan dihadirkan pula tempat untuk meminum kopi asli Indonesia dimana seorang barista akan melayani pengunjung dengan menyuguhkan kopi sambil menjelaskan asal usul kopi tersebut. B

Menjelajahi 8 Kota Historis Delhi

Ditulis oleh Teks Nadia, Foto istimewa on . Posted in Destination

Meski pun pada pandangan pertama Delhi menampilkan kekacauan India modern, Delhi mempunyai berbagai peninggalan sejarah yang menakjubkan.
Fondasi Pertama Delhi di Lal Kot
Berdasarkan sejarah, Delhi berasal dari kota Lal Kot yang ditemukan oleh Anangpal Tomar, raja Hindu pada abad kedelapan. Tidak ada sisa-sisa kota kecuali dinding benteng di belakang Qutub Minar. Lebih banyak terlihat Qila Rai Pithora atau benteng Rai Pithora yang didirikan oleh Raja Prithviraj Chauhan setelah menaklukkan Lal Kot di abad kesebelas. Kini, benteng pertahanan ini menjadi taman umum di sekitar jalan Saker-Mehrauli.


Qutub Minar dan Mehrauli yang Hebat
Di abad kedua belas, Mamluks, dinasti Turki pertama yang memerintah Delhi, membentuk ibukota baru di Mehrauli. Sultan yang berkuasa, Qutbuddin Aibak, kemudian memulai pembangunan Qutub Minar, menara tertinggi di dunia dengan ketinggian 73 m. Banyak bangunan era Mamluk di sekitar kompleks Qutub Minar termasuk masjid pertama India, Quwwat ul Islam sedangkan lebih banyak toko-toko di area Mehrauli.


Mencari Siri di Hauz Khas
Sultan Alauddin Khilji merupakan orang yang membangun kota ketiga Delhi di akhir abad ke-13. Siri sudah banyak mengalami perubahan mengikuti zaman tetapi kita masih dapat melihat sisa benteng Turki di sekitar Khel Gaon Marg.


Dinding Tinggi Tughlaqabad
Dibangun oleh pendiri dinasti berikutnya , Ghiyas-ud-din Tughlaq, pada abad ke-14, Benteng Tughlaqabad sekarang banyak diabaikan dan dipenuhi rerumputan. Sultan penerusnya, Mohammad bin Tughlaq, kemudian memindahkan ibukota ke Maharashtra meski pun ia kemudian kembali untu membangun Jahanpanah, kota hebat yang juga hilang dalam sejarah. Masjid Khirki adalah salah satu artefak yang tersisa.



Firoz Shah Kotla yang Menarik
Raja terakhir dari dinasti Tughlaq, Firoz Shah, juga memindahkan ibukota ke pinggir Sungai Yamuna, namun sisa bangunan masih dipakai sebagai tempat ibadah. Setiap hari kamis, taman-taman di sekitar reruntuhan dipenuhi jemaah yang akan beribadah di masjid di tengan kompleks. Terdapat juga lapangan kriket Feroz Shah yang dibangun pada 1884 sehingga menjadikan dia lapangan tertua kedua setelah Eden Gardens di Kolkata.
Di akhir abad, Tughlaq dikalahkan oleh Sayyid dan Lodi yang meninggalkan legasi berupa makam-makam yang mewah di Taman Lodi. Liatlah makam sederhana punya Ibrahim Lodi yang kekalahannya membawa era Mughal di 1526.



Purana Qila, Jantung dari Shergarh yang Berumur Pendek
Usaha arsitektural Sher Shah, yang sering disebut Purana Qila, masih dalam kondisi yang baik, berada di area sekitar Jalan Mathura, dekat Stadion Nasional.
Kotak perhiasan segi delapan dari Sher Mandal adalah lokasi Sher Shah meninggal, dan disekitarnya adalah Masjid Qila-e-Kuhna, dibangun dari batu pasir merah dan marmer putih yang berkilau. Pertunjukan suara dan cahaya mewarnai reruntuhan tiap harinya, kecuali Jum’at dari Februari hingga April. Ketika disini, Anda bisa pergi keselatan menuju Kebun Binatang Delhi atau melihat apa yang terjadi di Pragati Maidan, tempat eksibisi sebesar 607.028 m2 yang mengadakan India International Trade Fair pada November.



Mencari Shajahanabad di Jalanan Old Delhi
Di tahun 1648, Shah Jahan, emperor Mughal kelima, membangun kota ketujuh Delhi bernama Shajahanabad yang kelebih dikenal sebagai Old Delhi. Ia membangun berbagai banguan bersejarah Delhi, salah satunya Red Fort.
Untuk melihat lebih banyak keajaiban Shajahanabad, pergilah ke bazar di Chandni Chowk. Di dalamnya terdapat Masjid Jama yang disebut sebagai masjid paling proposinal dan besar di India.



New Delhi yang Kolonial
Jika Old Delhi merupakan kota Mughal, maka New Delhi merupakan kota koloni Inggris. Pada tahun 1911, King George V menyatakan bahwa Delhi merupakan ibukota British India.
Dinamakan atas arsitek Inggris yang menata Delhi, pemerintahan India sekarang berada di sini. Pengunjung banyak mengetahui Connaught Place dan India Gate, tetapii sekitarnya merupakan perumahan dengan taman yang indah. Setelah Inggris hengkang dari India, bangunan-bangunan itu diambil alih oleh pemerintah. B

Indonesia : Destinasi Terpopuler Wisatawan Australia

Ditulis oleh Teks Puti Mauli Nadia , Foto Istimewa on . Posted in Destination

Menurut data terbaru dari Euromonitor International, Indonesia telah menjadi destinasi luar negeri terpopuler untuk wisatawan Australia di tahun 2017 mengalahkan Amerika Serikat dan New Zealand. Pencapaian ini juga diperkiran akan tetap bertahan lima tahun ke depan.
Bettina Kurnik, analis riset senior di Euromonitor International, mengatakan, bahwa Bali sudah naik peringkat beberapa tahun belakangan.
“Indonesia muncul sebagai destinasi favorit wisatawan Australia di 2017 dan naik 24 persen dari tahun sebelumnya dilihat dari jumlah perjalanan keseluruhan,” katanya.
“Meski pun telah lama menjadi favorit wisatawan Australia dengan secara konsisten berada di lima terbesar destinasi luar negeri dari Australia sejak 2010, Indonesia mempunyai keuntungan berupa jarak yang dekat dengan Australia, harga tiket yang relatif murah untuk perjalanan domestik, dan turunnya popularitas rival Perancis sebagai destinasi wisata karena masalah keamanan,” lanjur Kurnik seperti dikutip travelweekly.com.
Jumlah orang Autralia yang pergi ke Bali di tahun 2017 meningkat 300 orang dan mengalahkan Amerika Serikat dengan lebih dari 200 orang dan 20 persen.
Meski pun begitu, orang Bali bukanlah pengunjung terbanyak di destinasi wisata Australia, melainkan orang New Zealand. B

Danau Sentani : Terluas di Papua

Ditulis oleh Teks Rizki Indriyanah, Foto Istimewa on . Posted in Destination

Danau Sentani sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat, khususnya para wisatawan domestik maupun mancanegara. Danau yang memiliki luas 9.360 hektar ini merupakan danau terluas di Papua. Danau yang terbentag antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura ini juga terkenal di kancah internasional dengan festivalnya, yakni Festival Danau Sentani yang rutin diselenggarakan setiap tahun.
Hamparan danau yang luas dikelilingi dengan pepohonan hijau nan cantik juga dapat terlihat jelas saat kita berada di atas udara dalam pesawat ketika menuju Bandara Sentani. Danau Sentani berada di bawah lereng Pegunungan Cagar Alam Cyclops dan di danau ini juga tedapat 22 pulau kecil yang menghiasinya sehingga menambah keeksotisannya.
Sebagai obyek wisata yang tidak boleh terlewati saat berkunjung ke Jayapura, di Danau Sentani para wisatawan juga bisa melakukan beberapa hal untuk dapat menikmati keindahan alamnya. Salah satunya yang paling populer adalah naik perahu menyusuri danau dan singgah di salah satu pulaunya. Biasanya pemandu lokal akan membawa wisatawan berhenti di Pulau Asei yang terdekat atau Ayapo dan naik perahunya dari Dermaga Kalkothe di Sentani Timur.
Danau ini memiliki 30 spesies ikan air tawar dan empat di antaranya merupakan endemik Danau Sentani, yaitu ikan gabus Danau Sentani, ikan pelangi Sentani, ikan pelangi merah dan hiu gergaji. Danau ini juga kaya akan beragam biota laut dan sudah dimanfaatkan untuk budidaya ikan tawar.
Berdasarkan catatan sejarah, dulu Danau Sentani menjadi lokasi dari tempat pelatihan untuk pendaratan pesawat amfibi. Dibangun oleh Jepang, namun kemudian diambil alih oleh Angkatan Darat Amerika pada tahun 1944. Konon katanya, Legenda Perang Dunia Kenamaan Amerika, Jenderal McArthur, dikabarkan pernah tinggal di Danau Sentani. B

Candi Prambanan : Icon Wisata Yogyakarta

Ditulis oleh Teks dan Foto Rizki Indriyanah on . Posted in Destination

Candi Prambanan atau dikenal juga dengan nama Candi Roro Jongrang merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia, bahkan se-Asia Tenggara. Hingga saat ini, belum dapat dipastikan kapan candi ini dibangun. Namun kuat dugaan, bahwa candi ini dibangun sekitar pertengahan abad ke-9 oleh raja dari Wangsa Sanjaya, yaitu Raja Balitung Maha Sambu. Dugaan tersebut diperkuat oleh temuan isi Prasasti Syiwagrha. Prasasti tersebut berangka tahun 778 saka atau 856 masehi ini ditulis pada masa pemerintahan Rakai Pikatan.
Candi Prambanan adalah salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO juga icon wisata Yogyakarta yang terletak di lingkungan Taman Wisata Prambanan, kurang lebih 17 km ke arah timur Yogyakarta, tepatnya di Kecamatan Bokoharjo. Lokasinya hanya berjarak 100 meter saja dari Jalan Raya Yogya – Solo, sehingga untuk menemukannya tidak terlalu sulit.
Keindahan arsitektur dan keeksotisan candi ini mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai belahan dunia untuk melihat situs peninggalan sejarah itu. Terlepas dari itu semua, Candi Prambanan juga meninggalkan cerita di masa lampau tentang besarnya rasa cinta Bandung Bondowoso terhadap Roro Jongrang.
Konon katanya, untuk membuktikan rasa cintanya itu, Roro Jongrang meminta Bandung Bondowoso untuk membuatkannya seribu candi dalam satu malam. Lalu Bandung Bondowoso pun menyanggupinya dan mengerahkan seluruh kesaktiannya untuk membangun seribu candi dan meminta bantuan jin untuk menyelesaikannya. Namun, karena permintaan itu hanya siasat Roro Jongrang untuk mengalahkan Bandung Bondowoso, ia tak rela jika Bandung Bondowoso dapat menyelesaikan seribu candi itu dalam satu malam.
Lalu, Roro Jongrang pun memutar otaknya dan mengatur siasat lainnya untuk menggagalkan segala upaya Bandung Bondowoso membangun seribu candi itu. Siasat Roro Jongrang pun berhasil, pagi telah tiba dan jin yang membantu Bandung Bondowoso pun seketika berhenti bekerja karena dikira hari sudah pagi. Bandung Bondowoso terkejut dan curiga dengan yang terjadi. Ia pun lantas memanggil Roro Jongrang untuk menghitung seluruh candi yang ternyata berjumlah 999.
Menyadari tipu muslihat Roro Jongrang, Bandung Bondowoso menjadi murka dan mengutuk Roro Jongrang menjadi candi yang ke seribu. Seketika, tubuh Roro Jongrang pun berubah menjadi batu. Sejak saat itu Candi Prambanan mulai dikenal oleh masyarakat. B