Changi Airport : Terminal 4 Serba Otomatis

Ditulis oleh Teks Jonggi Abialdo, Foto Istimewa on . Posted in International

Bandara Changi telah mengoperasikan terminal 4 barunya. Bandara tersebut sudah dilengkapi dengan sistem check-in, penempatan bagasi, imigrasi kedatangan, dan sistem boarding yang sudah self-service.
Sistem tersebut memungkinkan penumpang untuk check-in dan board tanpa perlu berbicara dengan staf bandara. Kultur Lokal dan artikel warisan mendekorasi interior terminal. Ruang dagang pada ‘Heritage Zone’ atau Zona Warisan akan menampilkan toko Peranakan tradisional. Changi Airport Group telah memberikan lebih dari 80 kontrak kepada berbagai pelaku bisnis seperti Charles Keith, Coach & Furla, Michael Kors, Old Street Bak Kut Teh, dan lain-lain.
Terminal 4 mulai dibangun pada awal tahun 2014 diatas tanah yang tadinya merupakan Terminal Budget Changi dan selesai pada 16 Desember 2016. Pembangunan terminal ini memakan biaya sebesar 985 juta dollar Singapura (Rp 9,7 Triliun) dan memiliki kapasitas penumpang sebesar 16 juta penumpang sehingga kapasitas total penumpang Bandara Changi menjadi 82 juta per tahunnya.
Enam Maskapai telah pindah ke Terminal 4 sejak mulai dioperasikan. Cathay Pacific menjadi maskapai pertama yang beroperasi dari Terminal 4, dan diikuti oleh Korean Air, Vietnam Airlines, AirAsia Group, Cebu Pacific, dan Spring Airlines.
Terminal ini dibangun untuk mengatasi pertumbuhan penumpang Bandara Changi yang terus bertambah dan dapat menguatkan posisi Bandara Changi diantara persaingan bandara yang menjadi hub lokal di Asia Tenggara. B

Bandara Princess Juliana : Tereksentrik

Ditulis oleh Teks Rizki Indriyanah, Foto Istimewa on . Posted in International

Bandara Princess Juliana atau yang lebih terkenal dengan nama Bandara Putri Juliana adalah bandara internasional yang terletak di Pulau Saint Martin, Karibia. Bisa dikatakan, bandara ini adalah salah satu bandara terekstrim di dunia. Pasalnya, saat lepas landas sang Pilot harus lihai membuat kelokan tajam untuk menghindari rangkaian pegunungan yang tak jauh dari ujung landasan.
Tercatat, pada tahun 2007, bandara ini melayani 1.647.824 penumpang dan 103.650 pergerakan pesawat. Sebagai bandara tersibuk, posisi Bandara Princess Juliana sangat berdekatan dengan Pantai Maho yang ramai dikunjungi turis, sehingga menyulitkan pilot saat akan mendaratkan pesawatnya di bandara yang memiliki panjang landasan pacu 2.180 meter itu. Pasalnya, saat mendarat, posisi pesawat hanya berjarak 20 meter saja di atas kepala turis yang sedang berjemur di pantai.
Bandara Princess Juliana juga telah menjelma menjadi salah satu tempat terfavorit di dunia untuk pengambilan gambar pesawat yang terbang rendah, baik oleh pecinta dunia penerbangan atau fotografer juga wisatawan yang ingin mengabadikan moment pesawat akan mendarat di bandara itu. Sehingga membuat bandara ini pun tidak hanya menjadi terekstrim, tetapi juga tereksentrik di dunia. Karena para turis tidak hanya dapat menikmati keindahan Pantai Maho yang bersih dengan air lautnya yang biru dan pasir putihnya yang berdekatan dengan salah satu ujung landasan pacu bandara itu.
Namun demikian, bandara ini merupakan bandara pusat untuk pulau - pulau sekitar yang lebih kecil, seperti Anguilla, Saba, St. Barthelemy dan Sint Eustatius. Juga untuk penghubung maskapai Windward Islands Airways. B

Bandara Queen Alia : Gerbang Utama Yordania

Ditulis oleh Teks Rizki Indriyanah, Foto Istimewa on . Posted in International

Setelah terlepas dari berbagai konflik yang terjadi, kini Jordan siap menyambut lebih banyak lagi turis internasional dari berbagai negara melalui Bandara Internasional Queen Alia sebagai gerbang utama.
Bandara Internasional Queen Alia adalah bandara yang terletak di area Zizya. Bandara ini berjarak 32 Km dari selatan Ibukota Yordania, Amman, dan merupakan bandara terbesar di Yordania. Bangunan bandara ini merupakan hasil rancangan dari Foster + Partners yang mengadopsi desain ramah lingkungan dengan sentuhan arsitektur tradisional Arab dalam wujud tenda - tenda khas Bedouin di sisi atap.
Bandara ini juga terdapat area terbuka yang memiliki banyak tempat duduk. Di tempat tersebut, orang - orang dapat berkumpul bersama, mengucapkan salam perpisahan atau menyambut sanak saudara setelah berpergian jauh.
Bandara yang resmi dibuka tahun 2013 lalu ini memiliki tiga gedung terminal yang terdiri dari dua terminal penumpang dan satu terminal kargo. Bandara ini memiliki panjang landasan pacu 3.660 meter dan merupakan tempat penghubung bagi Royal Jordanian Airlines, pembawa bendera nasional, serta menjadi pusat utama untuk  Jazeera Airways dan Yordania Aviation. B

Changi : Bandara Terbaik Versi Skytrax 2017

Ditulis oleh Teks Puti Nadhira, Foto Istimewa on . Posted in International

Majalah Bandara akan mengadakan salah satu kegiatan terbesarnya yaitu Bandara Awards 2017. Bandara Awards sendiri adalah ajang penghargaan bagi bandara - bandara di seluruh Indonesia dimana salah satu bandara akan menjadi bandara Best of The Year versi Majalah Bandara. Jika nantinya masyarakat akan mengetahui siapakah bandara terbaik di Indonesia, lalu siapa bandara terbaik di Dunia?
Bagi masyarakat Indonesia yang penasaran, tidak perlu jauh - jauh untuk mengunjungi Bandara Terbaik Dunia 2017. Skytrax menempatkan Bandara Internasional Changi Singapura sebagai Bandara Terbaik Dunia, mengalahkan bandara besar lainnya seperti Bandara Heathrow Inggris ataupun Bandara Incheon Korea.
Penghargaan ini diraih pada awal tahun 2017. Menjadi bandara terbaik selama lima tahun berturut - turut adalah bukti bahwa Bandara Changi mampu menjaga kualitas pelayanannya dari tahun ke tahun. Bandara Changi pun sudah seperti kota sendiri.
Para wisatawan dapat menikmati berbagai fasilitas terbaik mulai dari shopping area, hingga hutan dalam terminal bandara yang membuat Anda betah untuk berlama - lama di Bandara. B

Incheon : Bandara Terbesar di Korea Selatan

Ditulis oleh Teks Rizki Indriyanah, Foto Istimewa on . Posted in International

Bandara Internasional Incheon (ICN) adalah bandara terbesar di Korea Selatan serta bandara utama di negeri gingseng dan juga merupakan salah satu bandara terbesar di Asia. Kehadiran bandara ini juga untuk menggantikan Bandara Internasional Gimpo yang kini berstatus sebagai bandara domestik.
Bandara yang resmi beroperasi tahun 2001 ini ditetapkan sebagai Best Airport Service Quality atau bandara dengan kualitas pelayanan terbaik secara berturut - turut dari tahun 2005 hingga 2014 versi Airport Council International. Sedangkan di tahun 2017 ini, Bandara International Incheon berhasil menduduki peringkat ketiga sebagai bandara terbaik di dunia versi Skytrax.
Bandara kebanggaan masyarakat Korea Selatan ini dilengkapi dengan fasilitas yang membuat penumpang merasa nyaman dan betah berlama - lama berada di bandara. Dari tempat tidur, tempat spa, tempat bermain anak, hingga tempat mandi gratis pun disediakan di bandara itu. Tidak hanya itu saja, bandara ini juga menyediakan sebuah tempat layanan kesehatan, yaitu Airport Medical Center Inha University. Di sini, penumpang bisa mendapatkan perawatan baik dari sakit hingga perawatan gigi.
Bagi para wisatawan yang berkunjung ke Korea Selatan juga bisa menikmati berbagai budaya Korea Selatan yang ditampilkan di Bandara Internasional Incheon. Selain itu, sebagai negara yang memiliki empat musim, Korea Selatan juga menonjolkan musim dinginnya dengan membuat Ice Forest atau tempat bermain Ice Skating yang dibuka sepanjang tahun, tempat ini berada tepat di dalam bandara.  B