Bandara Narita Raih : International Airport Dinning Scorecard

Ditulis oleh Teks Jonggi Aldo, Foto Istimewa on . Posted in International

Berdasarkan release yang dikeluarkan oleh International Airport Dinning Scorecard beberapa waktu lalu mengungkapkan, bahwa bandara dengan restoran terbaik berada di Asia dan Eropa. Tepatnya adalah Bandara Narita di Jepang yang berhasil menduduki peringkat pertama dengan menu-menunya yang autentik dan terjangkau, seperti Yakitori, Sushi, Udon dan Tonkotsu
 “Kualitas yang tinggi dan harga yang terjangkau memberikan nilai tambah untuk Bandara Narita dibandingkan kompetitor lainnya,” tulis laporan dari release tersebut.
Untuk mendapatkan yang terbaik ini para peneliti melakukan berbagai penilaian, di antaranya adalah kualitas, harga, dan keragaman menu yang disajikan dengan menggunakan data dari Yelp, TripAdvisor, Zagat, dan JD Power Rangkings.
Selain Bandara Narita yang berhasil berada di peringkat pertama, bandara yang berada di posisi lima teratas lainnya adalah Bandara Internasional Taoyuan di Taipei, Bandara Internasional Hongkong, Bandara Changi di Singapura, dan Bandara Schipol di Belanda. B

Benchmarking

Ditulis oleh Teks Toto TIS Suparto, Foto Erwin Nurdin on . Posted in International

Mengukur kinerja tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi butuh pembanding agar tahu sejauh mana yang telah dicapai. Setidaknya seberapa capaian antara rencana dan aktual. Adakah rencana yang kurang direalisasikan?  Adakah yang perlu dibenahi? Adakah yang juga perlu dikurangi? Sudahkah puas atas proses yang berjalan?
Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan macam itu diperlukan beberapa langkah. Salah satu langkah disebut benchmarking. Pengertian benchmarking adalah suatu proses yang biasa digunakan dalam manajemen atau umumnya manajemen strategis, di mana suatu unit/bagian/organisasi mengukur dan membandingkan kinerjanya terhadap aktifitas atau kegiatan serupa  unit/bagian/organisasi lain yang sejenis baik secara internal maupun eksternal.
 Dari hasil benchmarking, suatu organisasi dapat memperoleh gambaran dalam (insight) mengenai kondisi kinerja organisasi sehingga dapat mengadopsi best practice  untuk meraih sasaran yang diinginkan.
Salah satu metode yang paling  banyak diadopsi oleh organisasi adalah metode 12, yang diperkenalkan oleh Robert Camp, dalam bukunya  “The search for industry best practices that lead to superior performance” (1989). Langkah metode 12 terlalu luas untuk dijabarkan. Namun salah satunya adalah kunjungi ’best practice’ perusahaan, dimana hal ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi area kunci praktek usaha. Beberapa perusahaan biasanya rela bertukar informasi dalam suatu konsorsium dan membagi hasilnya di dalam konsorsium tersebut.
Memahami urgensi benchmarking maka Majalah Bandara memberikan apresiasi benchmarking kepada para pemenang Bandara Award 2017. Tidak main-main benchmark pilihan kali ini. Para penyelenggara bandara diajak berkunjung ke Terminal 4 Bandara Changi di Singapura.
Terminal 4 yang relatif baru ini banyak menuai pujian media internasional. Terminal ini memilki fasilitas super mewah dengan beragam fasilitas yang memanjakan penumpang. Misalnya di terminal ini tak perlu repot check in karena sudah tersedia alat otomatis yang memudahkan proses check ini, system Fast and Seamless Travel (FAST).
Fasilitas lainnya, 65 kios check-in otomatis, 50 mesin drop tas otomatis, 80 toko, kedai makanan yummy. Termasuk minum cocktail gratis setelah melewati imigrasi dan tak kalah pentingnya, di terminal baru ini banyak menjumpai spot keren untuk berfoto.
Diharapkan, pengalaman benchmark bisa menjadi inspirasi berharga untuk diterapkan di masing-masing bandara. Tentu saja dengan kemampuan finansial yang ada.
Sejatinya benchmark bukan menyontek, tetapi membandingkan keberadaan suatu proses di satu pihak dengan pihak lain yang melakukan proses yang sama. Hasil analisa yang diperoleh digunakan sebagai alat untuk melakukan perbaikan sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja.
Mudah-mudahan di lain kesempatan akan lebih banyak melakukan benchmark, pasti banyak perubahan positif yang bisa diterapkan di bandara-bandara Tanah Air. (*/B)

Pemenang Bandara Awards 2017 : Bencmark ke Terminal 4 Changi

Ditulis oleh Teks Puti Nadhira, Foto Erwin Nurdin on . Posted in International

Majalah Bandara pada Januari 2018 mengadakan kegiatan benchmark ke Terminal 4 Bandara Changi Singapura. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi yang diberikan oleh Majalah Bandara dan didukung oleh PT Jasa Angkasa Semesta (JAS Airport Service) terhadap pemenang Bandara Awards 2017.
Kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 18-19 Januari ini diikuti kepala bandara atau yang mewakili pemenang Bandara Award 2017.
     Selain pemenang, dewan juri yang diwakili oleh Herry Bakti, Tengku Burhanuddin, Dudi Sudibyo, dan Otong  Rukmana juga ikut mendampingi.
Selama kegiatan berlangsung, para partisipan ditemani oleh dua perwakilan dari Bandara Changi di mana mereka mendapatkan informasi yang lebih rinci  lagi mengenai Terminal 4.
Terminal 4 Bandara Changi, Singapura, telah dioperasikan sejak akhir Oktober 2017. Di terminal ini diberlakukan sistem Fast and Seamless Travel (FAST) yaitu pelayanan mandiri saat tiba maupun saat keberangkatan.
Maskapai yang telah beroperasi di Terminal 4 Bandara Changi Singapura antara lain Korean Air, Spring Air, Vietnam Airlines, Cebu Pasific, Cathay Pacific, dan Air Asia Group (4 maskapai).
Dari sekian banyak maskapai, baru Air Asia dan Cathay Pacific yang menerapkan sistem FAST tersebut. Adapun sistem layanan mandiri yang dapat dilakukan seperti halnya check-in, drop-bagage, dan imigrasi. B

Bandara Adelaide : Meraih Penghargaan

Ditulis oleh Teks Puti Nadhira , Foto Istimewa on . Posted in International

Australia merupakan salah satu destinasi liburan yang popular bagi masyarakat Indonesia dan Adelaide adalah satu kota di Australia yang disenangi oleh wisatawan Indonesia. Untuk dapat menikmati Adelaide, kita harus melewati Bandara Adelaide terlebih dahulu.
Bandara Adelaide  adalah bandara utama di Adelaide, Australia Selatan. Bandara ini merupakan bandara tersibuk kelima di Australia. Bandara yang terletak di sebelah pantai barat ini melayani lebih dari delapan juta penumpang pada tahun 2017. Bandara Adelaide hanya berjarak sekitar 6 km saja dari pusat kota.
Sebagai salah satu bandara terpadat di Australia, tentu banyak prestasi yang telah diraih oleh Bandara Adelaide. Salah satu prestasi yang baru saja diraih oleh Bandara Adelaide adalah berhasil meraih peringkat bandara global tertinggi dalam program benchmarking yang penilaiannya dilakukan di seluruh perusahaan real estate dan infrastruktur, sera dana aktiva pada bulan November 2017.
The GRESB Sector Leader Awards menempatkan Adelaide sebagai nomor 1 dari 13 peserta bandara di seluruh dunia. Bandara ini juga menempati peringkat ke-4 dari semua aset transportasi, dan 9 dari 160 infrastruktur aset global. Kategori penilaian tersebut meliputi manajemen, indikator kinerja, risiko dan peluang, implementasi, serta keterlibatan pemangku kepentingan. Bandara Adelaide mendapatkan nilai yang sempuran dalam kategori Implementasi, yakni mencapai 100% dan berada di depan peringkat rata-rata di semua kategori.
“Ini adalah pertama kalinya kami mengambil bagian dalam tolok ukur keberlanjutan global GRESB dan kami sangat senang melihat bahwa bisnis kami terlacak dengan baik bila dibandingkan dengan rekan-rekan kami,” kata Managing Director Bandara Adelaide Mark Young. B

Bandara Internasional Gatwick : Terbesar Kedua di Britania Raya

Ditulis oleh Teks Jonggi Aldo, Foto Istimewa on . Posted in International

Berkunjung ke Britania Raya, selain dapat melewati Bandara Internasional Heathrow yang merupakan gerbang utama Britania Raya, Anda juga dapat melewati Bandara Gatwick yang merupakan bandara terbesar kedua di Britania Raya.
Bandara Gatwick merupakan bandara dengan single runway paling efesien di dunia. Bandara ini melayani penerbangan lebih dari 228 tujuan ke 74 negara, di antaranya sebanyak 74 juta penumpang untuk penerbangan jarak dekat dan jauh.
Selain itu, Bandara Gatwick juga merupakan poros ekonomi utama di Britania Raya yang telah berkontribusi meningkatkan pendapatan negara dengan menghasilkan 85.000 pekerjaan di seluruh negeri Britania Raya.
Di penghujung tahun 2017 ini, Bandara Gatwick berhasil meraih penghargaan Environmental Awareness Award. Prestasi didapatkan atas usaha pengelola bandara untuk menjadikan Gatwick sebagai bandara paling lestari di Britania Raya. Selain itu, Tim Keamanan Bandara Gatwick juga berhasil mendapatkan penghargaan dalam kategori Counter Terrorism Innovation of the Year dalam ajang Security and Fire Excellence Award 2017.
Prestasi yang diraih oleh Bandara Gatwick tidak hanya itu saja. Di tahun ini, International Airport Review 2017 juga mempersembahkan penghargaan untuk Gatwick atas berbagai kontribusinya dalam penerbangan dunia. Kontribusi tersebut di antaranya adalah menjadi bandara pertama di dunia yang bisa membuang sampah maskapai kategori 1 dan merubah semua sisa organiknya menjadi energy untuk menghangatkan fasilitas bandara, membawa pemilahan sampah ke dalam bandara untuk memaksimalkan daur ulang hingga 64% pada Juni 2017 lalu yang merupakan tertinggi di Britania Raya, berhasil meraih sertifikasi sebagai bandara yang netral dari karbon, membeli listrik bersertifikasi yang dapat didaur ulang dan menjadi salah satu organisasi di Britania Raya yang memiliki tiga sertifikasi pada Carbon Trust Standar. Sertifikasi ini diterima karena Bandara Gatwick berhasil mengurangi karbon dan penggunaan air. B