Consumer Selling Wonderful Indonesia : Warga Mumbai Antusias ke Indonesia

Ditulis oleh Teks dan Foto Erwin Nurdin on . Posted in Domestic

Promosi pariwisata  bertajuk Wonderful Indonesia Consumer Selling in Mumbai, pada Sabtu-Minggu, 18-19 November 2017, di Infiniti Mall, sebuah pusat perbelanjaan mewah di kawasan Malad, kawasan bisnis baru  kota terbesar di India, disambut antusias warga Mumbai.
Dihadiri media cetak/online dan selama dua hari dikunjungi ribuan calon wisatawan dan warga Mumbai menyatakan ketertarikan datang ke Indonesia, terutama Bali dan Candi Borobudur, “Indonesia very very wonderful” ujarnya antusias.
Pembukaan Consumer Selling dilakukan Konsul Jendral Republik Indonesia di Mumbai Saut Siringoringo, Station & Services Manager Garuda Indnesia untuk Mumbai Sampiriyanto, VITO Mumbai Shelley Chandhok, Travel Agent  dan tim Kemenpar.
Saut Siringoringo menjelaskan dengan penduduk India mencapai 1,3 miliar, setiap tahunnya sebanyak 11 juta melakukan perjalanan wisata (outbond). Thailand paling banyak dikunjungi mencapai 1,2 juta, kemudian Malaysia 700 ribu dan Indonesia sebesar 370 ribu pada tahun 2016.
 “Strategi Kementerian Pariwisata melakukan Consumer Selling sangat tepat yakni promosi kepada warga India yang memang sangat potensial berkunjung ke berbagai obyek wisata  Indonesia,” ujar Saut Siringoringo.
Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Vinsensius Jemadu mengatakan  kegiatan ini juga dimanfaatkan  menginformasikan kepada public India berkunjung Ke Bali aman setelah aktivitas gempa Gunung Agung menurun.
Consumer Shelling diisi dengan berbagai kegiatan antara lain media gathering, pertunjukan kesenian, kuis interaktif, face painting, virtual reality corner, coffee corner, business to consumer,  Enam seller ikut dalam kegiatan itu yakni Garuda Indonesia, Veena World, Swissbel Hotel & Resort, Sanskruti Travel, Club Med dan Goomo. B

Pariwisata Indonesia Raih : Empat Penghargaan Internasional

Ditulis oleh Teks dan Foto Erwin Nurdin, dok wonderful indonesia on . Posted in Domestic

Kementerian Pariwisata kembali meraih empat penghargaan tingkat dunia. Dua penghargaan pertama didapatkan Kementerian Pariwisata dalam ajang pameran pariwisata terbesar di Tiongkok, yaitu China International Travel Mart 2017 di Kunming, China, yang diselenggarakan pada tanggal 17 - 19 November 2017, sebagai The Best Booth dan The Best Organization.
Kedua penghargaan tersebut diterima langsung oleh Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Manca Negara I Gde Pitana. Jumlah pengunjung pada paviliun Indonesia selama pameran kurang lebih sebanyak 1.900 orang.
Sedangkan dua prestasi Pariwisata Indonesia lainnya didapatkan dari Dive Magazine, salah satu majalah selam dari Inggris. Pada voting suara yang dilakukan pada 01 – 31 Oktober lalu, terdapat tiga jenis kategori yang diberikan ke khalayak untuk dipilih secara online, yaitu Best Dive Liveboard (Destinasi Selam Terbaik), Best Dive Center of Resort (Resor Selam Terbaik), dan Best Liveaboard (Kapal Tinggal Terbaik).
Dari tiga kategori tersebut, Indonesia berhasil meraih posisi nomor satu di dua kategori, yaitu Destinasi Selam Terbaik dan Resor Selam Terbaik. Dari voting suara tersebut, Indonesia menduduki posisi 10 besar destinasi selam terbaik mengalahkan rival kelas berat seperti Filipina, Azores, Meksiko, Maladewa, Mesir, Bahama, Thailand, Fiji, dan Papua Nugini.
Di kategori Destinasi Selam Terbaik, Indonesia berhasil meraih 1.067 suara atau 11,45% dari total 9.399 suara yang masuk. Sedangkan Filipina yang berada di peringkat kedua hanya meraih 749 suara atau 7,97%. Azores, kepulauan di Samudra Atlantik, mendapatkan 576 suara (6,13%). “Ini merupakan kali kedua Indonesia memenangi juara di kategori Best Dive Destination,” tulis Dive Magazine. B

Bandara Soekarno Hatta Terminal 3 : Raih Best Airport of the Year 2017

Ditulis oleh Teks dan Foto Rizki Indriyanah on . Posted in Domestic

Bandara Soekarno Hatta terminal 3 menjadi bandara terbaik pilihan penumpang pesawat dan meraih penghargaan  Best Airport of The Year 2017 pada ajang Bandara Award 2017.
Secara simbolis penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin, Selasa (14 Nov 2017) di Jakarta.
Muhammad Awaluddin mengatakan penghargaan sebagai bandara terbaik yang diraih Terminal 3 merupakan salah satu bentuk apresiasi dari penumpang pesawat atas peningkatan pelayanan di Terminal 3.
“Sebagai terminal terbesar dan termodern di Indonesia, Terminal 3 yang dilengkapi berbagai fasilitas  modern memang dipersiapkan untuk meningkatkan daya saing Bandara Soekarno Hatta di tingkat regional,” kata Muhammad Awaluddin sebagaimana ditulis dalam siaran pers Angkasa Pura II.
Dirut Angkasa Pura II itu menambahkan penghargaan ini menjadi pendorong semangat bagi Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno Hatta untuk selalu memberikan yang terbaik kepada masyarakat khususnya penumpang pesawat.
Secara terpisah Senior Manager Bandara Soekarno  Hatta Terminal 3 Syaiful Bachri mengemukakan dengan dinobatkan sebagai Best Airport of the Year 2017, tentu merupakan sebuah kebanggaan baginya dan seluruh pengelola Terminal 3.
“Senang sekali ya. Untuk mempertahankan prestasi ini tentu adalah dengan memenuhi kebutuhan pelanggan dengan memberikan yang terbaik dan terdepan, serta memperbaiki kekurangan dari semua lini,” ujarnya.
Terminal 3 kini tidak hanya menjadi wajah terdepan Indonesia saja, tetapi juga menjadi icon PT Angkasa Pura II. Gedung terminal ini dapat menampung penumpang sebanyak 25 juta per tahun. B

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin : Bahagia Atas Kemajuan Transportasi Udara

Ditulis oleh Teks dan Foto Rizki Indriyanah on . Posted in Domestic

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengaku senang Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dinobatkan sebagai Bandara Terbaik pada ajang Bandara Award 2017. Tetapi lebih dari itu, ia bahagia melihat begitu banyak kemajuan di bidang transportasi khususnya moda udara.
“Tadi beberapa Bupati, Wakil Bupati dan Wali kota, menceritakan bagaimana daerahnya tumbuh dan terus berkembang karena didukung transportasi udara. Dan kami sebagai salah satu  operator bandar udara ikut senang atas perkembangan itu,” kata Muhammad Awaluddin saat berbicara pada penganugerahan  Bandara Award 2017 tersebut.
Ia dan jajaran menyampaikan terimakasih kepada Kemenhub yang selama perjalanan khususnya tiga tahun terakhir banyak sekali membimbing dan memberikan supervisi kepada seluruh industri transportasi udara sehingga menjadi maju seperti sekarang ini.
Awaluddin menambahkan PT Angkasa Pura II tahun ini mohon dukungan  akan menembus angka 100 juta penumpang. Untuk mencapai angka itu maka diupayakan untuk menambah kapasitas bandara dan kapasitas permintaan, disertai pembangunan sisi soft infrastructure, alias teknologi digital, dan terakhir membangun digital society yang melibatkan para pengguna jasa PT Angkasa Pura II.
“Pelanggan PT Angkasa Pura II bukan lagi di Jakarta atau Pulau Jawa, tetapi seluruh dunia. Pasar telah menjadi begitu luas. Jadi satu-satunya jalan bagi AP II adalah dengan transformasi; berubah atau mati,” jelas Awaluddin yang sebelum menjadi dirut Angkasa Pura II pada September 2016 telah 25 tahun berkarir di PT Telkom dengan posisi terakhir sebagai Direktur Enterprise dan Business Service.
Dirut PT Angkasa Pura II juga mengapresiasi Majalah Bandara yang sudah secara konsisten selama sembilan tahun menyelenggarakan ajang Bandara Award yang bisa diketahui penilaian penumpang atas pelayanan di bandara dan industri pendukungnya. “Semoga ini menjadi daya dorong yang terus menerus untuk mengembangkan secara bersama kemajuan industri transportasi udara di Indonesia”. B

13.000 Avsec Berlisensi : Dukung Keamanan Penerbangan Nasioanal

Ditulis oleh Teks Erwin Nurdin, Foto Erwin Nurdin, Rizki Indriyanah on . Posted in Domestic

Sedikitnya 13 .000 Aviation Security berlisensi dari Kementerian Perhubungan memperkuat keamanan penerbangan nasional di tengah meningkatnya pertumbuhan bandara dan penerbangan.
Direktur Keamanan Penerbangan Kementerian Perhubungan M. Nasir Usman mengatakan pertumbuhan bandara dan penerbangan diikuti secara signifikan dengan ketersediaan avsec yang berlisensi.
“Kini ada 13.000 avsec yang berlisensi mengamankan operasional penerbangan agar bisa berlangsung aman dan nyaman’”ujar Nasir Usman kepada Majalah Bandara.
Tenaga berlisensi tersebut, kata Nasir sudah mengikuti berbagai pelatihan dan pendidikan baik yang dilakukan oleh kementerian Perhubungan maupun lembaga - lembaga  pendidikan yang diakreditasi Kementerian Perhubungan. B