Bandara Miangas : Wings Air Terbang Perdana

Ditulis oleh Teks Rizky Indriyanah dan foto Dok Bandara Miangas on . Posted in Domestic

Maskapai Wings Air melakukan penerbangan perdana ke Bandara Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud pada Minggu (12/3/2017). Penerbangan itu dengan rute Manado – Melonguane – Miangas yang terbang satu minggu sekali, yakni setiap hari Minggu.
Kepala Bandara Melonguane yang juga selaku KPA Bandara Miangas, Fanani Zuhri mengemukakan, bahwa dalam penerbangan perdana tersebut turut hadir Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip, Kadishub Sulawesi Utara, Joy Oroh, dan Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Kepulauan Talaud.
Dia menjelaskan bahwa masyarakat yang naik dari Miangas ke Melonguane dan Manado tercatat ada 8 orang, 3 orang lanjut penerbangan ke Jakarta dan 1 orang melanjutkan penerbangan ke Surabaya. Selain itu juga turut hadir Bupati, Kadishub, dan Forkopimda,” katanya.
Menurut Fanani, dengan dibukanya rute penerbangan ke Miangas ini tidak hanya memudahkan akses ke pulau yang berbatasan langsung dengan Filipina. Tetapi, juga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat setempat.
“Dengan adanya penerbangan ke Miangas ini, tentu saja memudahkan berbagai kegiatan masyarakat setempat yang ingin keluar Miangas, juga dapat menarik perhatian invenstor atau pelaku bisnis yang ingin mengembangkan usahanya di sini. Dengan demikian, perekonomian daerah pun ikut menggeliat,” jelas Fanani.
Bandara Miangas merupakan bandara yang terletak di Pulau Miangas, Sulawesi Utara. Bandara ini memiliki panjang landasan pacu 1.400 meter x 30 meter. Untuk sampai ke Miangas selama ini ditempuh dengan menggunakan kapal laut dalam waktu 1 hari 1 malam. Tetapi dengan menggunakan pesawat hanya membutuhkan waktu 30 menit saja sudah sampai di Miangas. B

Bandara Melonguane Talaud : Raih Dua Penghargaan di Tahun 2016

Ditulis oleh Teks dan foto Rizky Indriyanah on . Posted in Domestic

Bandara Melonguane, meraih dua penghargaan di tahun 2016 atas keberhasilannya dalam meningkatkan pelayanan di bidang jasa kebandaraan.
Kepala Bandara Melonguane, Fanani Zuhri, mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras bersama pengelola Bandara Melonguane dalam mengembangkan bandara yang terletak di Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.
Sebelumnya, Bandara Melonguane pada tahun 2014 meraih penghargaan Peringkat V atas prestasi Pencapaian Kinerja Penanggungjawab UAKPA Terbaik Lingkup Wilayah Pembayaran KPPN Bitung Periode Tahun Anggaran 2014 dari KPPN Bitung.
Tahun 2016, Bandara Melonguane mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan Ditjen Perbendaharaan Kantor Wilayah Provinsi Sulawesi Utara Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Bitung sebagai Peringkat I Atas Hasil Penilaian Capaian Kinerja Satker Terbaik di Wilayah Kerja KPPN Bitung Tahung Anggaran 2016 dan pengh argaan dari Kementerian Perhubungan sebagai Terbaik Pertama Unit Kerja Eselon IV Dengan Kinerja Terbaik di Lingkungan Kementerian Perhubungan Tahun 2016.
“Tahun 2016 lalu Bandara Melonguane mendapatkan dua penghargaan, yakni dari KPPN Bitung dan Kementerian Perhubungan. Penghargaan dari Kementerian Perhubungan diserahkan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi,” ujarnya.
Dengan pencapaian tersebut, Fanani bersama anggotanya tidak ingin menjadi besar kepala. Fanani bersama anggotanya hanya berpikir terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jasa bandara dan bekerja dengan sungguh-sungguh.
“Penghargaan yang didapatkan adalah pemacu semangat untuk menjadi lebih baik lagi. Kami tidak pernah berpikir untuk mendapatkan penghargaan, kami hanya bekerja dengan sungguh-sungguh dan terus berusaha semaksimal mungkin berikan pelayanan yang terbaik untuk pengguna jasa bandara,” ujarnya. B

Movement Supadio 104 Kali : Sediakan Layanan Printer Gratis

Ditulis oleh Teks dan foto Erwin Nurdin on . Posted in Domestic

Guna memberikan pelayanan lebih baik kepada para pengguna jasa, khususnya penumpang pesawat udara yang akan bepergian, maka manajemen Bandara Supadio, Pontianak Kalimantan Barat menyediakan layanan printer gratis.
General Manager Bandara Supadio Bayuh Iswantoro mengatakan selain menyediakan printer, pihaknya juga menyediakan komputer dan ruangan khusus. Layanan ini dimaksudkan bagi penumpang yang membutuhkan untuk keperluan tugasnya.
“Kami menyediakan layanan khusus bagi penumpang yang akan menggunakan komputer, printer dan lain-lain, ini disediakan secara gratis,” ujar Bayuh seperti disampaikan Manager Operasi Supadio Zulbrito.
Selain printer gratis, Bandara Supadio juga menyajikan musik tradisional daerah dua kali seminggu. Program musik ini sudah dimulai sejak awal tahun ini.
Pergerakan pesawat melalui Bandara Supadio kini lumayan padat. Sebelumnya, movement pesawat hanya sekitar 80 kali take off dan landing, kini meningkat menjadi sekitar 104 kali per hari.
“Selama setahun terakhir ini peningkatan pergerakan penerbangan meningkat lumayan signifikan mencapai 104 kali,” jelas Zulbrito.
Bandara Supadio memiliki panjang landasan 2.250 x 45 meter. Bandara ini tidak hanya menjadi pintu gerbang ke Pontianak, tetapi menjadi hub ke provinsi Kalimantan Barat dan kota tujuan di negeri tetangga. B

Bandara H. Asan Sampit : Movement Capai 14 Kali

Ditulis oleh Teks dan foto Erwin Nurdin on . Posted in Domestic

Pergerakan pesawat datang dan pergi di Bandara H. Asan Sampit, Kalimantan Tengah kini mencapai 14 kali sehari seiring dengan meningkatnya perekonomian di daerah setempat dan provinsi Kalimantan Tengah.
Kepala Bandara H. Asan, Sampit, Zuber mengatakan bahwa peningkatan frekuensi penerbangan dan rute baru berkembang pesat seiring dengan semakin membaiknya fasilitas di bandara, pertumbuhan airlines dan perekonomian di daerah tersebut.
“Kini movement di Bandara H. Asan Sampit mencapai 14 kali sehari. Movement sebanyak itu untuk daerah setingkat kabupaten yang disekelilingnya juga lumayan banyak bandara, “ujar Kabandara Zuber didampingi Kasie Kespam Charles .
Dia menjelaskan bahwa saat ini sedikitnya ada empat maskapai penerbangan yang terbang ke Sampit. Keempat maskapai itu adalah Kalstar Aviation, Wings Air, Sriwijaya Air dan Susi Air. Selain keempat maskapai ini, Bandara H. Asan Sampit juga sering disinggahi oleh pesawat non schedule.
Perekonomian daerah Kotawaringin Timur kini berkembang pesat karena didukung oleh banyaknya usaha pertambangan dan perkebunan sawit. Kedua sektor usaha itu turut memacu pertumbuhan dan perkembangan kota Sampit.
Pertumbuhan perekonomian di kota tersebut berdampak kepada pertumbuhan penumpang pesawat udara. “Permintaan akan angkutan pesawat udara cukup tinggi, sehingga bandara tersebut berpotensi untuk lebih dikembangkan, “katanya.
Untuk mendukung peningkatan transportasi udara, pemerintah juga terus meningkatkan sarana dan prasarana di Bandara Haji Asan Sampit. B

 

Runway Akan Diperpanjang Jadi 2500 M

Kementerian Perhubungan berencana akan memperpanjang landasan pacu (runway) Bandara H. Asan Sampit, Kalimantan Tengah menjadi 2.500 meter x 30 meter dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa bandara.
Kepala Bandara H. Asan Sampit, Zuber, mengemukakan bahwa saat ini bandara tersebut memiliki panjang landasan pacu 2.060 x 30 meter. “Sudah ada rencana dari Kementerian Perhubungan akan memperpanjang runway agar bisa didarati pesawat lebih besar, “katanya.
Zuber mengatakan bahwa rencana memperpanjang runway sudah lama dicanangkan oleh Kementerian Perhubungan termasuk dalam penyediaan anggarannya, namun rencana ini belum bisa diwujudkan karena lahan belum dibebaskan.
“Kementerian Perhubungan sudah cukup lama merencanakan perpanjangan runway agar pesawat berbadan lebar bisa mendarat di Bandara H. Asan Sampit, namun masih terkendala pembebasan lahan,” ujar Zuber.
Dalam perluasan dan perpanjangan sebuah bandara, biasanya pembiayaan sisi udara dari Kementerian Perhubungan yang bersumber dari APBN, sementara untuk pembebasan lahannya dari APBD daerah setempat.
Bandar udara H. Asan Sampit adalah sebuah bandara yang terletak di kota Sampit, Kalimantan Tengah. Bandara ini terletak di jalan Samekto, kecamatan Baamang, kota Sampit dan dapat ditempuh dalam waktu 15 menit dari pusat kota. B

Presiden Jokowi : Puji Kebersihan Bandara Pangsuma

Ditulis oleh Teks dan foto Erwin Nurdin on . Posted in Domestic

Dalam kunjungan kerja ke wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, khususnya saat meresmikan Pos Lintas Batas Negara di Badau Kabupaten Hulu Kapuas, Presiden Joko Widodo masuk ke wilayah itu melalui Bandara Pangsuma Putussibau.
Presiden Jokowi yang menggunakan pesawat kecil, yang juga didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melewati terminal kedatangan Pangsuma menyatakan bandara yang dekat ke perbatasan tersebut kebersihan dan fasilitas sudah bagus. “Bandara Pangsuma Ok ni bagus dan bersih,” ujar Presiden Jokowi kepada petugas Avsec di bandara tersebut.
Pujian Presiden Jokowi ini tentu membuat Kepala Bandara Pangsuma Hariyanto beserta jajaran merasa bangga dan puas diapresiasi kerja kerasnya dalam mengelola bandara yang menjadi pintu gerbang ke Putussibau dan Kabupaten Kapuas Hulu.
Bandara Pangsuma Putussibau terus berbenah dalam rangka meningkatkan pelayanan pada pengguna jasa angkutan udara. Manajemen bandara tersebut memfungsikan terminal yang baru selesai dibangun pada tahun lalu.
Dengan difungsikannya terminal baru bandara pangsuma Putussibau membuat sarana transportasi udara di daerah tersebut semakin ramai dan meningkat. Pembangunan gedung terminal yang baru itu dilakukan dalam tahun 2015.
Daya tampung gedung yang baru tersebut kurang lebih 200 penumpang, sehingga bila ada pesawat delay, maka penumpang dapat menunggu di ruang tunggu tanpa perlu harus berdesakan. B

 

Runway Pangsuma 1.800 x 30 m : Movement Empat Kali Sehari

Manajemen Bandara Pungsuma Putussibau Kapuas Hulu Kalimantan Barat terus melakukan pembenahan sarana dan membangun infrastruktur dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kenyamanan kepada setiap penumpang pesawat udara.
Kepala Bandara Pangsuma, Hariyanto, menjelaskan bahwa bandara tersebut saat ini memiliki panjang landasan 1.800 m x 30 m, sedangkan pergerakan pesawat mencapai empat kali dalam sehari.
Hariyanto menjelaskan bahwa dua maskapai kini melayani penerbangan dari Pontianak ke Putussibau. Kedua airlines tersebut adalah Kalstar Aviation dan Garuda Indonesia.
“Kalstar terbang satu kali menggunakan pesawat ATR, sementara Garuda juga sama satu kali pakai pesawat ATR juga, “ ujar Hariyanto didampingi Kasie Operasi Tehnik Sapruddin.
Dia mengemukakan bahwa pihak manajemen bandara terus melakukan pembenahan antara lain dengan melakukan overlay terhadap landasan pacu guna memberikan rasa kenyamanan kepada maskapai yang akan take off maupun landing. “Overlay baru saja selesai dilakukan pada 2016, “katanya.
Menurut dia, kehadiran bandara tersebut telah turut mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekonomi daerah setempat. “Potensi ekonomi daerah kini mulai digali, termasuk industri pariwisata, “ujarnya. B