Konektivitas untuk Gili Trawangan

Ditulis oleh Zainal Arifin on . Posted in Domestic

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Sabtu ( 17/3/2018) mengunjungi Gili Trawangan dan Gili Air di Lombok Utara. Usai kunjungan itu Menhub menyatakan akan mewujudkan konektivitas di kawasan itu demi meningkatkan kunjungan wisatawan.
   Salah satu upaya Kementerian Perhubungan adalah akan  membangun pelabuhan Gili Trawangan. Hal ini untuk menjaga konektivitas serta memfasilitasi wisatawan yang akan berkunjung.
“Kami akan upayakan untuk membangun pelabuhan di Gili Trawangan paling tidak dengan panjang 100 meter dan trestle 100 meter. Kita harapkan bulan Oktober pelabuhan ini sudah jadi,” kata Menhub seperti ditulis pada laman dephub.go.id belum lama ini.
Selain untuk mendukung pariwisata di Lombok, pembangunan pelabuhan Gili Trawangan ini juga akan menjadi konektivitas Lombok dan Bali karena pada bulan Oktober akan dilakukan IMF Meeting.
Menurut Menhub, setiap harinya wisatawan yang datang mencapai 1.500 orang dan kapal-kapal yang datang dari Bali ke Gili mencapai 60 kapal. “Gili Trawangan merupakan satu destinasi yang diunggulkan dan secara konsisten mendatangkan wisatawan bahkan bisa mencapai 3.000 orang perhari. Nantinya jika ada Pelabuhan Gili Trawangan, kapal-kapal bisa langsung ke sini dan bersandar disini. Kalau sekarang kan sandarnya hanya di Dermaga Pemenang,” kata Menhub.
Selanjutnya Menhub berharap konektivitas itu dapat meningkatkan minat wisatawan untuk datang ke kawasan Gili Trawangan. Apalagi Menhub menyatakan ada beberapa hotel yang bagus. “Jadi kalau pelabuhannya bagus, kapalnya bagus pasti akan memberikan pelayanan yang baik, “ ujar Menhub. (*/B)

Pembangunan Transportasi Butuh Kolaborasi

Ditulis oleh Zainal Arifin on . Posted in Domestic

Menteri Perhubungan menegaskan pembangunan infrastruktur transportasi  tidak bisa sepenuhnya mengandalkan APBN maupun APBD sehingga perlu kolaborasi dengan swasta.
Kebutuhan pembiayaan pembangunan infrastruktur transportasi Indonesia melalui APBN atau APBD hanya mampu mengakomodir 30%-40%, sehingga membutuhkan 70% dana investasi dari BUMN/BUMD/Swasta Nasional maupun Asing.
Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menghadiri dan memberi testimoni dalam acara Nawabakti PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang mengangkat tema “Membangun Negeri Kita Bisa” di Jakarta Kamis (15/3/2018).
Sebagai contoh, proyek LRT Jabodebek yang semula akan dibangun menggunakan dana APBN akhirnya bisa dibangun dengan dana kombinasi antara PMN dan investasi PT. KAI dan Adhi Karya untuk pertama kalinya.
Kolaborasi tersebut melalui diskusi panjang yang cukup komprehensif. Tidak hanya membahas finansial, namun juga rekomendasi pada aspek legalitas dan kelembagaan. Apabila tidak terjadi kolaborasi ini maka Kemenhub akan menghabiskan banyak dana dan  tidak memiliki kesempatan untuk membangun sektor lain.
Menhub Budi juga menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah masih banyak yang belum mengetahui terkait kolaborasi seperti ini. Padahal, ini merupakan era yang baik bila juga dilakukan di berbagai daerah.
Dalam waktu dekat, Kemenhub akan melakukan lelang berbagai proyek diantaranya proyek kereta api di Makassar Pare-Pare, bandara Tarakan, Labuan Bajo, Lampung, dan Pelabuhan yang bertempat di Bau-Bau dan lain-lain. Terkait hal ini, terdapat dua format yang akan ditetapkan. Nantinya, akan dilakukan kerja sama model kolaborasi tersebut. (*/B)

Menhub Budi Karya : Konektivitas Jadi Prioritas

Ditulis oleh Zainal Arifin on . Posted in Domestic

Menteri Perhubungan menegaskan lagi bahwa konektivitas antar wilayah merupakan prioritas dalam pembangunan infrastruktur di Tanah Air. Terkait prioritas itu, saat ini pemerintah sedang giat membangun sarana transportasi di seluruh wilayah Indonesia.
     Konektivitas antar wilayah, menurut Menhub, sesuai dengan harapan Presiden Joko Widodo. Di berbagai kesempatan  Presiden selalu menekankan pentingnya pembangunan di daerah terdepan, terluar dan tertinggal.
Penegasan itu disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Dialog Nasional  bertema “Indonesia Maju” di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Minggu (11/3/2018).
Beberapa contoh konektivitas disampaikan Menhub Budi. Misalnya konektivitas di Miangas. Di pulau terluar yang berbatasan dengan Filipina ini telah dibangun bandara yang representatif. Keberadaan bandara di Miangas diharapkan dapat mendongkrak ekonomi di pulau berpenduduk sekitar 400 orang ini. Selain itu akses Pulau Miangas jadi terbuka.
-----------------------------
Baca : Buku “Miangas,
Bangga Menjadi Indonesia”.
---------------------------
Selain Miangas, lanjut Menhub, untuk merealisasikan konektivitas tersebut pemerintah telah berupaya mempermudah pengiriman logistik ke Papua dan wilayah terluar lainnya. Pemerintah juga telah berupaya membangun sarana transportasi yang memadai.
Lebih lanjut Menhub menyatakan pembangunan transportasi yang saling terkoneksi mendorong kemajuan negara Indonesia. Pembangunan yang saat ini dilakukan bertujuan untuk melayani konektivitas transportasi hingga ke pelosok.
“Berkaitan dengan kepemimpinan, yang namanya konektivitas menjadi keharusan bagi kami di perhubungan.” ( */B)

Bandara Internasional Hartsfield-Jackson : Tersibuk di Dunia 20 Tahun Berturut-Turut

Ditulis oleh Teks Jonggi Aldo, Foto Istimewa on . Posted in Domestic

Berdasarkan catatan, Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta (ATL) pada tahun 2017 lalu melayani banyak penumpang serta lebih banyak melakukan pergerakan pesawat dibandingkan semua bandara di dunia. Hal ini pun diperkuat dengan pernyataan dari Airports Council International yang mengatakan, bahwa ATL adalah bandara tersibuk di dunia dalam 20 tahun berturut-turut.
Bandara yang terletak di Atlanta ini adalah hub utama untuk Delta Air Lines yang merupakan maskapai tersebesar di dunia. Bandara ini juga berfungsi sebagai pusat utama untuk perjalanan di seluruh Amerika Serikat. Selain itu, Bandara Hatfield-Jackson Atlanta merupakan satu-satunya bandara yang meraih 100 juta penumpang dalam satu tahun, dan tahun 2017 lalu adalah tahun ketiga bandara ini meraih pencapaian tersebut.
Sebagai hub utama untuk Delta Air Lines, maskapai terbesar di dunia, Atlanta berfungsi sebagai pusat utama untuk perjalanan di seluruh Amerika Serikat. “Hartfield-Jackson berhasil menggabungkan efisiensi dan jumlah penumpang, sehingga ATL tetap memastikan posisinya di industri penerbangan sebagai pemimpin di seluruh dunia dan bandara ini pun semakin memantapkan stastusnya sebagai pemutar mesin ekonomi di tenggara Amerika,” ucap Mayor Atlanta Keisha Lance Bottoms.
Di samping itu, General Manager Bandara Internasional Harfield-Jackson Roosevelt Council mengemukakan, bahwa manajemen ATL pada tahun lalu memutuskan untuk meningkatkan jumlah penumpang internasional serta angkutan kargo. “Tahun lalu kami memutuskan untuk meningkatkan jumlah pergerakan penumpang dan jumlah angkutan kargo. Kami senang melihat hasil dari kerja keras yang sudah kami lakukan,” ujarnya.
Usaha dari Tim Pengembangan Servis Udara di Bandara Hartsfield-Jackson menghasilkan peningkatkan cukup tinggi pada penumpang internasional yang terbang ke, dari, dan melalui Atlanta. Tahun 2017, ATL melayani 12.033.865 penumpang internasional dan jumlah ini meningkat sebanyak 4% dibandingkan tahun 2016 yaitu sebanyak 11.475.615 penumpang. Usaha pengembangan kargo juga terbayarkan, operasional kargo meningkat sebesar 5.66 persen dibandingkan tahun 2016. Secara keseluruhan, ATL melayani 103.902.992 penumpang pada tahun 2017, ¼ persen kurang dari 2016 yaitu 104.171.935 . ATL juga menjadi juara di seluruh dunia untuk jumlah pergerakan pesawat sebanyak 879.560 yang beroperasi pada tahun 2017. B

Ambar Suryoko Kabandara Pangkalan Bun

Ditulis oleh Teks dan Foto Erwin Nurdin on . Posted in Domestic

Ambar Suryoko pindah tugas. Sebelumnya dipercaya sebagai Kepala Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah. Sekarang ditunjuk menjadi Kepala Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
Pelantikan Ambar Suryoko menjadi kabandara baru di Pangkalan Bun dilakukan pada Kamis, 15 Februari 2018, di Kementerian Perhubungan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Usai pelantikan dilakukan serah terima dengan pejabat lama Khoirul Batubara disaksikan Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso dan Sekditjen Pramintohadi Sukarno.
Pejabat lama kini menempati pos baru sebagai Kepala Bidang Keamanan Bandara Juwata Tarakan.
Dengan tugas baru ini, Ambar Suryoko selama karirnya memimpin empat bandara yakni Bandara Blimbingsari Banyuwangi yang kini namanya menjadi Bandara Banyuwangi, Bandara Japura Rengat, dan Bandara FL Tobing Sibolga.
Pria yang dikenal bertangan dingin dan jago dalam berkoordinasi dengan berbagai pihak serta piawai membangun semangat karyawan ini, memulai karirnya di bagian penerbangan perintis DJU Kemenhub pada tahun 1991.
Lalu Kabandara bersuara lantang yang humoris ini berkiprah di bagian keuangan, ikut membangun Bandara Juanda Surabaya dan di Otban III Juanda yang kemudian dipercaya memimpin Bandara Blimbingsari. B