Bandara Radin Inten II : Ditetapkan Menjadi BLU, “Services & Amenities” Ditingkatkan

Ditulis oleh Teks dan Foto Erwin Nurdin on . Posted in Domestic

Bandara Radin Inten II, yang merupakan kebanggaan masyarakat Lampung, kini terlihat kian megah. Kemegahan itu dilengkapi fasilitas pendukung dan diikuti  pelayanan yang memanjakan pengguna jasa penerbangan.
Services dan Amenities menjadi prioritas setelah Bandara Radin Inten II resmi berganti status menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Perubahan status ini berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 63/KMK.05/2017 tanggal 3 Februari 2017 tentang Penetapan Unit Penyelenggara Bandar Udara Radin Inten II Lampung pada Kementerian Perhubungan Sebagai Instansi Pemerintah yang Menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum.
Kepala Bandara Radin Inten II Asep Kosasih Samapta mengemukakan dengan bergantinya status menjadi BLU maka ke depannya Badan Usaha Bandar Udara Radin Inten II Lampung akan mengutamakan peningkatan pelayanan terhadap para pengguna jasa penerbangan. Selain pelayanan, juga peningkatan fasilitas sarana/prasarana bandara baik itu pada sisi darat dan sisi udara.
Services & Amenities dimaksud antara lain: petugas khusus wheel chair untuk penumpang berkebutuhan khusus; petugas Duta Bandara, serta menyiapkan Ruang Tunggu Khusus Difable; pengadaan Nursery Room, Kid Zone / Playground, dan Priority Seat untuk lansia/ anak-anak maupun difable.
“Kami bersama-sama mewujudkan Bandara Radin Inten II menjadi lebih baik, dan semakin baik kedepannya. Kami mengutamakan Safety, Security, Services, and Compliance,” kata Asep menegaskan. B

Bandara SMB II : Selama Asian Games Penumpang Diprediksi Naik 10%

Ditulis oleh Teks Erwin Nurdin, Foto istimewa on . Posted in Domestic

Executive General Manager Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Bayuh Iswantoro mengemukakan saat pelaksanaan Asian Games nanti sudah barang tentu jumlah penumpang akan bertambah. Prediksi dari manajemen Bandara SMB II, kenaikan penumpang berkisar 10 persen.
Menurut Bayuh, penambahan penumpang akan terjadi pada (H-10) saat awal Asian Games dan H+15 dari akhir pesta olahraga tersebut. Merujuk pada data tahun 2017, jumlah penumpang yang datang dan pergi, maupun transit di bandara tersebut mencapai 4.660.872 orang. Jika dihitung rata-ratanya sekitar 12.770 penumpang per hari. Jadi saat Asian Games bisa mencapai kurang lebih 14.000 penumpang.
“Kami harus menjaga agar penumpang sebanyak itu tetap terlayani dengan baik. Mereka merasa nyaman dan aman,” kata Bayuh menjelaskan. Artinya, pembenahan terus dilakukan untuk memberikan pelayanan yang lebih maksimal. Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, pada perhelatan nanti para atlet, official, penonton hingga insan media akan mendatangi Palembang melalui Bandara SMB II. Mau tak mau perlu relayout terminal penumpang. Saat dirancang dan dibangun, kapasitas terminal Bandara SMB II mampu menampung 3,2 juta penumpang pertahun. Saat Asian Games berlangsung diharapkan dengan program pekerjaan relayout dapat menampung Penumpang lebih Optimal. Lalu kursi- kursi diperbaiki dan penambahan check-in counter dari 34 menjadi 46 serta passenger garbarata diperbanyak menjadi delapan  yang sebelumnya hanya lima.
Pelaksanaan Asian Games itu akan menambah total jumlah penumpang selama tahun 2018. Diperkirakan total penumpangnya akan bertambah jika dibandingkan tahun 2017 sehingga terjadilah kenaikan penumpang dari tahun ke tahun. Bilamana melihat grafik perkembangan penumpang maka sejak tahun 2011 terus terjadi kenaikan penumpang. Tahun 2017, misalnya, naik 21 persen dibandingkan 2016. Pergerakan pesawatnya naik 18 persen di mana pada tahun 2017 tercatat 38.394 pesawat per tahun. B

Bupati Cilacap Tatto S. Pamuji : Runway Tunggul Wulung Diperpanjang

Ditulis oleh Teks dan Foto Erwin Nurdin on . Posted in Domestic

Pemeintah Daerah Kabupaten Cilacap mengharapkan Kementerian Perhubungan memperpanjang landasan pacu Bandara Tunggul Wulung Cilacap guna mempercepat pertumbuhan dan perkembangan ekonomi  daerah itu.
Bupati Kabupaten Cilacap Tatto S. Pamuji menjelaskan wilayah yang dipimpinnya merupakan daerah terluas di Jawa Tengah dan sebagai daerah industri. Kabupaten Cilacap ingin menjadikan Cilacap to be Singapore of Java.
Sementara Bandara Tunggul Wulung dengan ukuran runway 1400 meter, sehingga jika diperpanjang menjadi 200 meter baru bisa di darati pesawat  jenis ATR, belum mampu menampung pesawat jenis jet badan  lebar seukuran  B-737-500 atau  B-737-900.
“ dengan diperpanjang runway, pesawat badan lebar akan bisa mendarat  di bandara Tunggul Wulung”, ujar Bupati Tatto S. Pamuji.
Bupati menyatakan  pihaknya akan membebaskan lahan untuk perpanjang runway tersebut. B

Ruang Tunggu Ditata Ulang, Terminal Kasiguncu Makin Nyaman

Ditulis oleh Teks dan Foto Erwin Nurdin on . Posted in Domestic

Pengelola Bandara Kasiguncu, Poso, di bawah kepemimpinan Kabandara  Sutrisno menata ulang letak x-ray, ruang tunggu sehingga membuat ruangan menjadi lebih lapang dan nyaman.
Kabandara Kasiguncu Sutrisno menjelaskan sejak dipercaya memimpin bandara di Kabupaten Poso itu, ia  bersama jajarannya melakukan penataan ulang meski terminal bandara itu terhitung baru dibangun dan mulai dioperasikan.
Penataan yang dilakukan Sutrisno dan tim antara lain membuka sekat, memindahkan x-ray ke arah depan sehingga ruang tunggu menjadi lebih lapang dan fasilitas toilet menjadi berada menyatu dengan ruang tunggu.
Bandara Kasiguncu terhitung ramai. Bandara memiliki landasan pacu (runway) 1.850 m x 30 m yang bisa didarati pesawat sejenis ATR.
Sutrisno menjelaskan maskapai Wings Air melayani penerbangan Makassar-Poso setiap hari sehingga membuka akses wilayah itu. Selain akses udara, Poso dan Wilayah Kabupaten dapat diakses via jalur darat baik dari Makassar atau Palu. Kondisi jalan  lumayan bagus. B

Bandara Kasiguncu : Gelar Simulasi Kesiapan Cegah MERS-CoV

Ditulis oleh Teks dan Foto Erwin Nurdin on . Posted in Domestic

Bandara Kasiguncu bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan Poso melakukan simulasi respon kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya virus MERS-CoV.
     “Bandara Kasiguncu, Poso,  dipilih oleh Kementerian Kesehatan melalui Kantor  Kesehatan Pelabuhan  Poso. Ini sebagai kehormatan bagi kami, bersama instansi terkait dalam mengatasi ancaman virus tersebut,” kata Kabandara Kasiguncu Sutrisno kepada Majalah Bandara disela-sela latihan di Bandara Kasiguncu belum lama ini.
Hingga saat ini, tercatat beberapa negara Asia telah menyiapkan diri menghadapi dampak penyebaran virus MERS. Hal itu dilakukan karena potensi wabah dapat terjadi kapan saja. Tercatat, risiko terbesar masuknya virus MERS terjadi di tempat pintu masuk negara, seperti bandara. Risiko penyebaran virus dari tempat itu cenderung meningkat dari waktu ke waktu.
Kementerian Kesehatan pun menyadari hal tersebut. Sebagai salah satu gerbang utama masuknya virus, bandara memang tempat penting yang harus dilindungi.
Atas dasar itu, kegiatan simulasi kesiapsiagaan dan penatalaksanaan MERS CoV diselenggarakan Kementerian Kesehatan di Bandara Kasiguncu dan sejumlah bandara lain di Tanah Air.
MERS-CoV adalah Middle East Respiantory  Syndrome yang disebabkan oleh virus Corona. Virus ini  menyerang sistem pernafasan dengan gejala awal meliputi demam, bersin dan sesak nafas yang akhirnya berujung pada kematian akibat beberapa komplikasi. (*/B)