Penerbangan Perintis Menumbuhkan Ekonomi Daerah

Ditulis oleh Teks dan Foto Erwin Nurdin on . Posted in Domestic

Kabandara Potingku Alek Rudi Nainggolan menyatakan rencana penerbangan perintis yang  disosialisasikan  di sembilan kota itu bertujuan agar masyarakat luas mengetahui manfaat program tersebut.
Saat sosialisasi di Morowali, Alek memaparkan tentang manfaat penerbangan perintis itu. Salah satunya diharapkan mampu mendongkrak perekonomian daerah. Misalnya dengan dibuka rute Toraja - Morowali maka nilai ekonomi kedua kabupaten - Morowali dan Toraja - akan meningkat.
“Maka dari itu rencana tersebut diharapkan memperoleh dukungan dari pemerintah daerah Morowali dan Toraja, DPRD, kepala dinas perhubungan setempat maupun kepala bandara bersangkutan,” kata Alek saat menjelaskan sosialisasi itu kepada Majalah Bandara belum lama ini. Tentu saja dukungan masyarakat sangat diharapkan. Dukungan masyarakat ini dilakukan dengan mengisi kuisioner yang disebarkan.
Adanya dukungan tersebut akan memperkuat realisasi penerbangan perintis itu. Rute Toraja - Morowali PP diharapkan bisa direalisasikan pada tahun 2019. Begitupun untuk rute Toraja - Rampi - Toraja bisa juga direalisasikan pada 2019. Sosialisasi di Rampi sudah dilakukan pada 12 April 2018. “Masyarakat antusias atas rencana penerbangan perintis ini,” kata Alek. Antusias serupa terlihat saat sosialisasi di Mamuju dan Tana Toraja. Sosialisasi di Tana Toraja yang berlangsung di Hotel Pantan juga melibatkan tim dari Otban Wilayah V Makassar.
Antusias itu bisa dimaklumi karena dari Toraja ke beberapa kota sekitarnya cukup memakan waktu. Jika angkutan perintis bisa diwujudkan maka waktu tempuh bisa dipersingkat. Sekadar contoh, Toraja ke Mamuju saja butuh waktu 14 jam via darat. Lalu Toraja - Morowali 24 jam (via darat), Toraja - Poso 26 jam (via darat), dan Toraja-Palu 28 jam (*/B)