Bandara Iskandar Pangkalan Bun : Hub Baru Kalimantan

Ditulis oleh Teks dan Foto Erwin Nurdin on . Posted in Domestic

Bandara Iskandar kini memiliki peran strategis dan vital. Fungsinya tidak hanya sekedar pintu gerbang penumpang keluar masuk dari Pangkalan Bun, Ibukota Kabupaten Kotawaringin Barat di Kalimantan Tengah namun juga menjadi pusat distribusi (hub) angkutan di Pulau Kalimantan.
Kepala Bandara Iskandar Ambar Suryoko menyadari peran bandaranya kini sangat strategis menyusul berkembangnya kota Pangkalan Bun sebagai pusat ekonomi baru di wilayah Kalimantan Tengah dan sekitarnya.
Dibandingkan kota-kota disekitarnya, Pangkalan Bun muncul sebagai pusat ekonomi dan distribusi di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat.
“Saya dan jajaran akan bekerja keras memberikan layanan terbaik kepada pengguna jasa Bandara Iskandar sembari membangun dan melengkapi infrastruktur agar penumpang merasa nyaman dalam bepergian dan datang via bandara ini,” ujar Ambar Suryoko, mantan Kabandara FL Tobing yang dinilai sukses,  yang sejak bulan lalu ditunjuk Kementerian Perhubungan sebagai Kabandara baru.  
Pergerakan pesawat datang dan pergi ke Bandara Iskandar kini mencapai 30 movement per hari. Penerbangan dari Jakarta – Pangkalan Bun dilayani antara lain Garuda Indonesia, Nam Air, Trigana dan Wings Air.
Dari Pangkalan Bun, sejumlah kota di Kalimantan terhubung antara lain Ketapang, Pontianak, Sampit, Banjarmasin, Kota Baru dan Palangkaraya. Sementara dari Pangkalan Bun kini calon penumpang bisa terbang langsung ke kota utama di Pulau Jawa seperti Semarang dan Surabaya.
Bandara Iskandar Pangkalan Bun kini memiliki landasan pacu sepanjang 2.250 x 45 meter yang mampu didarati pesawat jenis jet widebody seperti Boeing 737 seri 500. B