Bandara Rendani : Pengembangan Bandara Terkendala Lahan

Ditulis oleh Teks Rizki Indriyanah, Foto Rizki Indriyanah dan dok Bandara Rendani on . Posted in Domestic

Pengelola Bandara Rendani terus berupaya melakukan pembenahan di berbagai sektor, baik fasilitas maupun pelayanan agar calon penumpang pesawat menjadi lebih nyaman berada di bandara. Namun sayangnya pengembangan bandara yang memiliki panjang runway 2.000 meter x 45 meter itu hingga saat ini masih terhambat oleh lahan.
Kepala Bandara Rendani Wahyu Anwar mengemukakan, bahwa untuk mengembangkan bandara, Pemda harus membuat akses jalan baru untuk menuju terminal yang memiliki luas 1.920 meter. “Kami ingin membangun terminal dan memperpanjang runway, tapi hingga saat ini masih terkendala oleh lahan,” katanya.
Menurut Wahyu, pergerakan penumpang di bandara yang terletak di Jalan Trikora, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, mengalami kenaikan yang signifikan. Tercatat, penumpang berangkat dari bandara ini tahun 2016 sebanyak 265.656 dan penumpang tiba sebanyak 258.833, sedang di tahun 2017 penumpang berangkat naik menjadi 310.306 dan penumpang datang sebanyak 309.681. “Antusias masyarakat di Manokwari terhadap transportasi udara sangat tinggi. Tidak hanya masyarakat Manokwari saja yang menggunakan transportasi udara, tapi juga berbagai kalangan baik Pemda hingga pelaku bisnis menggunakan transportasi udara. Karena Manokwari adalah gerbang Papua Barat, roda perekonomian daerah pun berporos di sini,” ujarnya.
Kabandara juga menambahkan, bahwa Pemda sangat mendukung pengembangan bandara, hanya saja untuk pembebasan lahan anggarannya terbatas, sehingga pengembangan bandara pun menjadi terhambat. “Selain memperpanjang runway, pembangunan terminal penumpang baru adalah yang mendesak. Karena gedung terminal penumpang yang ada saat ini sudah overload. Selain itu, kami juga akan memperluas area parkir kendaraan dan masih menunggu pengosongan rumah Pemda yang berada di lahan bandara dan saat ini kami juga sedang melakukan pekerjaan overlay landasan,” tambahnya.
Penerbangan di Bandara Rendani kini semakin meningkat, hal ini dapat terlihat dari banyaknya maskapai yang melayani rute penerbangan ke Manokwari. Di antaranya adalah Batik Air dengan rute Surabaya – Makassar – Manokwari, Jakarta – Manokwari, dan Manado – Sorong – Manokwari menggunakan pasawat type Airbus A320. Maskapai Garuda Indonesia dengan rute Makassar – Sorong – Manokwari – Jayapura dan Makassar – Sorong – Manokwari, Sriwijaya Air rute Makassar – Sorong – Manokwari dan Makassar – Manokwari, serta Wings Air rute Sorong – Manokwari dan Manokwari - Kaimana - Fakfak. Selain penerbangan komersil, Bandara Rendani juga melayani penerbangan perintis. B