Bandara Radin Inten II : Demi Kenyamanan, Kursi Tunggu Diganti

Ditulis oleh Teks dan Foto Erwin Nurdin on . Posted in Domestic

Manajemen Bandara Radin Inten II terus berupaya meningkatkan kenyamanan penumpang dengan membenahi ruang tunggu di terminal, termasuk mengganti sejumlah kursi tunggu bagi penumpang.
Begitu penumpang memasuki ruang tunggu, perbedaannya kian terasa. Dulu, banyak yang menunggu di kursi-kursi yang tersedia di lantai satu dan kursinya juga belum nyaman. Sekarang, sudah ada eskalator untuk naik ke ruang tunggu di lantai dua yang lebih luas. Lift khusus orang tua juga tersedia di sini.
Ruang tunggu begitu nyaman dengan dilengkapi pendingin ruangan, lounge, TV yang menampilkan perkiraan cuaca hingga acara stasiun TV nasional, serta charging box  untuk mengisi baterai gadget. Toilet dan mushola yang bersih juga tersedia. Penumpang tinggal pilih kursi. Mau sambil menonton TV, atau bisa juga memilih tempat duduk yang menghadap ke landasan pacu sambil melihat pesawat yang lalu lalang.
Kepala Bandara Radin Inten II Asep Kosasih Samapta mengemukakan kursi tunggu dipilih yang nyaman untuk diduduki lama. Menurut dia, jika seorang penumpang harus menunggu keberangkatan minimal 30 menit maka yang dibutuhkan  adalah kursi tunggu yang nyaman dan jumlahnya memadai.
“Dalam kondisi puncak, dimana jumlah penumpang banyak, terkadang ada penumpang yang berdiri,” kata Asep. Memang untuk ke depannya terminal yang mampu menampung tiga juta penumpang per tahun itu harus diperluas.
Dalam presentasi Kabandara Asep Kosasih dikemukakan progress yang akan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pelayanan, di antaranya peningkatan ruang tunggu terminal. Dijelaskannya bahwa hambatannya adalah tidak tertampungnya lagi penumpang saat jam sibuk (peak hours).
“Perlu tindak lanjut untuk perluasan terminal,” kata Kabandara saat menyebutkan penanganannya sebagaimana tertulis dalam materi presentasinya. B