Sambut Asian Games 2018 : Bandara SMB II Dilengkapi Skybridge

Ditulis oleh Teks Rizki Indriyanah, Foto Yoyoh Sulastri, Istimewa on . Posted in Domestic

Perhelatan event bergengsi berskala internasional Asian Games 2018 akan digelar di dua kota besar, yakni di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus - 02 September 2018.
Sebagai gerbang utama Kota Palembang melalui transportasi udara, pengelola Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II terus melakukan pembenahan pelayanan guna memberikan kenyamanan bagi para peserta dan official Asian Games 2018. Salah satunya adalah terus menggenjot proyek pembangunan skybridge agar selesai sebelum pelaksanaan Asian Games 2018.
Skybridge ini nantinya akan menghubungkan terminal Bandara SMB II menuju Stasiun Light Rail Transit (LRT). Saat ini pembangunan skybridge sudah mencapai 75%.
Excutive General Manager Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Bayuh Iswantoro mengemukakan, bahwa saat ini ia bersama timnya sedang fokus terhadap pembangunan skybridge. “Pembenahan ini kami lakukan untuk memberikan pelayanan yang lebih maksimal. Karena pada perhelatan nanti, para atlet, official, penonton hingga insan media akan mendatangi Palembang melalui Bandara SMB II,” katanya.
Selain skybridge, saat ini pengelola Bandara SMB II juga sedang melakukan pembangunan fixed bridge dan relayout terminal penumpang serta pesawat di bandara yang memiliki panjang landasan pacu 3.000 meter x 45 meter. Juga akan melakukan pembenahan apron dan menambah garbarata. “Delapan garbarata diharapkan sudah bisa beroperasi saat pelaksanaan Asian Games,” ujar Bayuh.
Pembenahan Bandara SMB II dilakukan tidak hanya karena menjelang Asian Games saja. Tetapi juga dilakukan karena tingginya pergerakan penumpang dan pesawat di bandara kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan. Selain itu, Palembang juga merupakan salah satu kota penghubung penerbangan di wilayah Sumbagsel.
Tercatat, movement di bandara ini menurut Bayuh mencapai 146 per hari untuk pesawat terjadwal. Sedangkan real-nya mencapai 98 flight movement dan jumlah ini akan terus naik seiring dengan tingginya antusias masyarakat terhadap transportasi udara di daerah itu karena banyaknya penerbangan langsung menuju beberapa kota besar di Indonesia maupun menuju negara tetangga. B