Garuda dan Wings Air : Terbangi Sugimanuru Setiap Hari

Ditulis oleh Teks dan Foto Erwin Nurdin on . Posted in Domestic

Sempat dianggap mati suri,  Bandara Sugimanuru di bawah kepemimpinan Kepala Bandara Mohamad Saboe kini jadi harapan masyarakat Pulau Muna dan sekitarnya. Harapan terbesar adalah bandara menjadi pendorong dan penggerak ekonomi setempat, termasuk sektor pariwisata yang menjadi andalan daerah tersebut.
Harapan itu menjelma menjadi kenyataan setelah Bandara Sugimanuru diterbangi oleh dua maskapai setiap hari. Maskapai itu adalah Garuda Indonesia dan Wings Air. Garuda Indonesia terbang tiga kali sehari dengan menggunakan pesawat Bombardir dan Wings Air terbang sekali  setiap hari dengan ATR-500. Ke depan Wings Air akan meningkatkan menjadi dua kali sehari.
Kepala Bandara Mohamad Saboe menjelaskan  penumpang yang melalui Bandara Sugimanuru tidak hanya dari tiga Kabupaten di Pulau Muna yakni Kabupaten Muna, Kabupaten Muna Barat, Kabupaten Buton Utara, tapi juga empat kabupaten lainya yakni Kabupaten Bombana, Kabupaten Buton Tengah, Kabupaten Konawi Selatan dan Kabupaten Buton Utara.
Penerbangan ke Sugimanuru sempat terhenti. Namun dengan kerja keras Kepala Bandara Mohamad Saboe dan tim, penerbangan ke wilayah tersebut kini hidup kembali. Kerja keras Mohamad Saboe dan tim ini mendapat apresiasi dari Direktur Bandara saat peresmian terminal baru.
Tahun 2005 Bandara Sugimanuru Muna mulai diaktifkan  lagi setelah sebelumnya sempat non aktif selama beberapa tahun dengan status sebagai satker Bandara Wolter Monginsidi Kendari sebelum berganti nama menjadi Bandara Haluoleo. Pada tahun 2007  dimulai proses pembangunan tahap awal runway baru Bandara Sugimanuru dengan tidak memakai runway lama yang digunakan sebelumnya dengan alasan pertimbangan beberapa faktor teknis. Tahun 2008 sampai dengan 2010 proses pembangunan fasilitas sisi udara dan sisi darat dilaksanakan sehingga siap untuk dioperasikan. B