Menhub : Sanksi Tak Gegabah

Ditulis oleh Teks Toto TIS Suparto, Foto Istimewa on . Posted in airport-services

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan dalam memberikan sanksi terhadap kontraktor tidaklah gegabah. Termasuk kepada kontraktor pengerjaan tol Becakayu yang terindikasi terdapat overwork.
Menhub menyatakan terkait dengan sanksi bahwa pihaknya akan secara tepat memutuskan. Sebab ia tidak ingin mengambil keputusan secara gegabah.
“Kita tidak mau gegabah langsung sanksi semua, kita lihat lebih dalam yang salah konsultan pengawasan atau kontraktor. Konsultan itu institusi atau orangnya karena ini kan pekerjaan profesional, kita harus memilah pada satu ranah dan bagian yang tepat,” katanya ketika ditemui wartawan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (21/2/2018).
Pernyataan Menhub itu terkait peringatan sebelumnya bahwa kontrakator di lingkungan Kemenhub akan dikenai sanksi bilamana melalaikan keselamatan pekerjanya. ”Jangan kontraktor langsung diberikan pinalti, padahal dia ikuti anjuran dari perencana dan pengawasan, jadi tidak salah. Mesti ada mitigasi tertentu.”
Terkait robohnya tiang di proyek jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Jalan DI Pandjaitan, Cawang, Jakarta Timur, Kemenhub belum memutuskan sanksinya. Namun sinyalir dari Kemenhub karena para pekerja kelebihan jam kerja (over work).
Meski belum menerima laporan terkait hal tersebut, Budi menyebut ada indikasi salah satu alasan dari kecelakaan konstruksi tersebut karena pekerja yang kelebihan jam kerja. “Untuk pekerjaan itu kan saya belum dapat report untuk overwork, tapi indikasi ada,” ungkapnya
Lebih lanjut, Menhub menilai Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku selama ini tidak memenuhi ketentuan keselamatan.
Pihaknya pun berencana untuk mengatur SOP agar memenuhi standar. Ia memberi contoh seperti pembagian waktu kerja hingga pengawasan.
“Dalam SOP pasti ada beberapa hak dipenuhi, seperti mempekerjakan pekerja apakah 2 shift, 3 shift, bagaimana perlakuan istirahat, bagaimana perlakukan pengawasan itu semua ada. Jadi artinya kita akan menilik lagi SOP,” tuturnya làgi. ( */B)