Direktorat Jenderal Perhubungan Udara : Sosialisasikan Pengendalian Gratifikasi

Ditulis oleh Teks dan Foto Rizki Indriyanah on . Posted in airport-services

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengadakan sosialisasi Unit Pengendali Gratifikasi (UPG) pada Rabu, 15 November 2017 di Hotel Grand Mercure, Jakarta, yang bertajuk “Dengan Komitmen Pengendalian Gratifikasi Kita Tingkatkan Good and Clean Governance di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara”. Sosialisasi ini merupakan upaya menciptakan lingkungan kerja yang mampu mengendalikan gratifikasi serta peningkatan kepatuhan terhadap pelaporan gratifikasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sosialisasi dibuka oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso dan dihadiri oleh 366 Pejabat Struktural di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Sedangkan sebagai narasumber berasal dari  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Inspektorat Jenderal Kemenhub serta Biro Kepegawaian dan Organisasi Setjen Kemenhub.
Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso menyatakan kegembiraannya atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi yang berlangsung dengan baik, aman, tertib dan juga kondusif. Agus Santoso juga menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo bahwa Tindak Korupsi adalah Kejahatan Luar Biasa bagi bangsa dan negara sehingga harus dicegah dan diberantas sedini mungkin.
“Kegiatan ini saya nilai penting, karena melalui kesempatan seperti ini bapak dan ibu sekalian dapat menyerap wawasan yang disampaikan oleh para narasumber dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan dan dari Biro Kepegawaian dan Organisasi Sekretariat Jenderal Kementerian Perhubungan,” ujar Agus Santoso.
Menurut Agus Santoso, hal tersebut bertujuan demi terciptanya Good and Clean Governance di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pada khususnya dan Kementerian Perhubungan pada umumnya. “Dengan adanya sosialisasi ini, secara bersama - sama kita bertindak mencegah akar dari Korupsi yaitu Gratifikasi melalui mekanisme Pengendalian Gratifikasi. Hal ini pasti akan berkontribusi pada peningkatan pelayanan transportasi udara di Indonesia,” lanjut Agus Santoso.
Agus Santoso juga menambahkan, ada beberapa cara dalam pengendalian gratifikasi yang dapat dilakukan, seperti  melakukan sosialisasi pengendalian gratifikasi, melakukan koordinasi dengan unit atau bagian terkait implementasi dan efektivitas pengendalian gratifikasi, melakukan identifikasi atau kajian atas titik rawan atau potensi gratifikasi, mengusulkan kebijakan pengelolaan, pembentukan lingkungan anti gratifikasi dan pencegahan korupsi di lingkungan instansi serta menerima laporan gratifikasi dari pihak internal dan mengkoordinasikan dengan KPK. B