Buka Rute Internasional : Berbenah Hadapi Sail Sabang 2017

Ditulis oleh Teks dan foto Erwin Nurdin on . Posted in Domestic

Bandar udara Maimun Saleh, Sabang Provinsi Aceh kini terus melakukan pembenahan dalam menghadapi penyelenggaraan Sail Sabang 2017, yang diharapkan mendatangkan banyak wisatawan mancanegara dan domestik.
Kepala Bandara Maimun Saleh Alek Rudi Nainggolan, mengatakan bahwa pihak bandara sudah siap menerima kedatangan wisatawan baik domestik maupun mancanegera. Penyelenggaraan Sail Sabang 2017 akan digelar pada penghujung tahun 2017.
Dia mengatakan bahwa untuk meningkatkan layanan kepada para penumpang, maka Bandara Maimun Saleh mulai Mei 2017 akan membuka rute internasional guna mengantisipasi pengunjung yang akan datang pada acara Sail Sabang 2017.
Menurut Alek, Sabang kini sudah menjadi daerah destinasi wisata. “Banyak daerah obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi di daerah Sabang, “katanya.
Sabang dinilai memiliki potensi wisata yang eksotis, bahkan tidak kalah hebatnya dengan negara lain. Beberapa obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi antara lain Pantai Anoi Itam, yang terletak di timur Sabang, kurang lebih 13 km dari pusat kota. Di pantai ini pengunjung bisa menikmati keindahan bawah laut yang penuh terumbu karang.
Selain itu juga ada Pantai Gapang, yang tidak kalah menariknya. Obyek wisata ini bagus dikunjungi, terutama bagi mereka yang senang diving, snorkling, serta memancing. Pantai ini banyak dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara.
Obyek wisata yang yang sudah terkenal adalah Pantai Sumur Tiga, Pantai Kasih, Pantai Tapak Gajah, pantai di Pulau Rubiah. Di pantai ini, pengunjung akan betah berlama-lama di air. B

 

Bandara Maimun Saleh : Gerbang Pariwisata Sabang

Bandar udara Maimun Saleh di Kota Sabang, Provinsi Aceh kini terus berkembang seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi daerah setempat, terutama industri pariwisatanya yang sudah terkenal.

Kepala Bandara Maimun Saleh Alek Rudi Nainggolan, mengatakan bahwa perkembangan bandara tersebut ditandai dengan pergerakan pesawat datang dan pergi setiap hari. “Movement pesawat di Bandara Maimun Saleh mencapai 10 kali sehari setiap hari selasa, kamis, jumat dan minggu, “katanya.
Dia mengemukakan bahwa maskapai yang melayani penerbangan ke Bandara Maimun Saleh antara lain Garuda Indonesia, yang terbang dua (2) kali seminggu, sedangkan maskapai Wings Air sebanyak 3 (tiga) kali seminggu.
Bandar Udara Maimun Saleh merupakan bandara inclap Sipil. Bandara ini sama seperti Lanudal Juanda Surabaya dan Lanudal Eltari Kupang. Kepala Dinas Operasi Lanud Angkatan Udara Maimun Saleh Bambang Aji mengatakan siap bekerjasama dengan pihak bandara memajukan penerbangan dan mengembangkan bandara. Rencana ke depan mendatangkan pesawat Bombardir milik Garuda. Dan juga akan ada rencana penerbangan luar negeri yakni rute Sabang - Penang tiga kali seminggu. Rencana terbang perdana pada 17 Mei 2017.
Nama Bandara Maimun Saleh diambil dari nama seorang pilot, pilot pertama dari Aceh asli dari Gampong Aneuk Galong yaitu Maimun Saleh. Maimun Saleh adalah putra Aceh yang lahir di Aneuk Galong, Sibreh, Aceh Besar.
Maimun Saleh berhasil menjadi siswa penerbangan di Banda Aceh pada Agustus 1949. Dia kemudian dipindahkan ke Sekolah Penerbang di Kalijati pada 1950. Setahun kemudian, tepatnya 1 Februari 1951, Maimun Saleh memperoleh ijazah penerbang kelas 3.
Putra daerah Aneuk Galong ini kemudian masuk Squadron IV sebagai pengintai darat dan turut serta dalam semua operasi yang dijalankan. Namun nahas, Sersan Maimun Saleh gugur dua tahun usai kelulusannya setelah pesawat yang dikemudikannya mengalami kecelakaan di Pangkalan Udara Semplak, Bogor. B