Rakor Juga Bahas Liburan dan THR

Ditulis oleh Zainal Arifin on . Posted in Domestic

Hal lain yang dibahas dalam Rakor Angleb itu adalah terkait dengan libur bersama dan THR. Apa hubungannya libur dan THR itu bagi kelancaran mudik? Menhub Budi Karya Sumadi menyatakan untuk mendorong kelancaran arus lalu lintas selama penyelenggaraan angleb perlu dikelola libur bersama. Salah satu yang  diupayakan ada libur tambahan.
Selain itu Menhub juga mendorong Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengupayakan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) paling lambat satu minggu sebelum Lebaran.
“Hal yang juga menggembirakan Kementerian Ketenagakerjaan sudah melayangkan surat ke pengusaha untuk membayar THR paling lambat satu minggu sebelum Lebaran,” ucapnya.
Akhirnya libur tambahan itu terwujud. Menteri Perhubungan berharap dengan keputusan penambahan cuti bersama pada libur Idul Fitri 1439 H akan dapat mengurai arus lalu lintas baik arus mudik maupun arus balik tahun ini. Hal ini disampaikan Menhub Budi dalam kegiatan Penandatanganan Revisi Surat Keputusan Bersama Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018 dan Penandatanganan SKB Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2019 yang ditandangani oleh tiga menteri, yaitu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Agama pada Rabu (18/4) bertempadi Ruang Rapat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
“Kita memang melihat bahwa pengaturan ini membuat libur lebih tenang. Proses mudik itu akan lebih bagus kalo mereka diberikan pilihan, jangan diberikan pilihan pada 1 atau 2 hari menjelang lebaran. Melengkapi keputusan itu saudara-saudara kita bisa libur atau pulang sejak hari sabtu atau minggu. Ini harapannya arus lalu lintas akan lebih terurai dengan banyak hari libur,” tutur Menhub Budi.
Libur nasional dalam rangka Idul Fitri 1439H akan jatuh pada tanggal 15 dan 16 juni 2018. Pemerintah akan menambah cuti bersama dalam rangka libur Idul Fitri 1439H pada tanggal 11 & 12 Juni 2018 sebelum lebaran dan pada tanggal 20 juni 2018 sesudah lebaran. Dengan jumlah hari libur yang semakin panjang, maka arus mudik ini akan tersebar ke beberapa hari dan tidak menumpuk hanya di dua hari sebelum lebaran seperti tahun yang lalu.
“Ini akan tersebar ke beberapa hari. Kalau tahun kemarin itu dua hari, maka menumpuk di dua hari itu. Bayangkan jumlah mobil yang bergerak ke Jawa Tengah yang banyak sekali itu akan penuh. Tapi kalau ini mereka ada yang berangkat lebih awal,” ujar Mehub Budi.
Dijelaskan juga oleh Menteri Perhubungan, bahwa dengan adanya keputusan penambahan cuti bersama libur lebaran tahun 2018 ini akan berpengaruh pada kapasitas tiket pesawat dan kereta api sebagai alat transportasi mudik.
“Juga pesawat dan kereta yang lain membuat mereka lebih gampang mengatur peak season. Kalau biasanya mereka memesan tiket paling banyak di dua hari sebelum lebaran, maka dengan keputusan ini hari-hari sebelum itu akan diambil juga. Sehingga kapasitas yang bisa diperoleh juga lebih baik,” ujar Menhub.
Turut hadir menyaksikan kegiatan penandatanganan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, dan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi. (*/B)