Hotel Rio City Palembang : Strategis di Jantung Kota

Ditulis oleh Teks Puti Nadhira dan Foto Istimewa on . Posted in Hotel

Siapa yang tidak kenal asal pempek? Makanan dengan bahan utama ikan ini merupakan salah satu kuliner khas Palembang. Ingin mencoba pempek langsung di tempat asalnya? Jangan lupa untuk memilih Hotel Rio City sebagai akomodasi Anda selama bersinggah.
Selain harganya yang kompetitif, lokasi Hotel Riso City yang sangat strategis bisa menjadi pertimbangan Anda. Dekat dengan beberapa tempat wisata andalan seperti Jembatan Ampera dan Benteng Kuto Besak. Hotel ini juga dekat dengan Pasar 16 Ilir dimana merupakan salah satu pasar terbesar di Palembang. Lokasinya yang berada di pusat kota tentu memudahkan Anda untuk melaksanakan aktifitas selama berada di Palembang.
Memiliki 78 kamar, 2 ruang pertemuan, dan Emilio restoran, hotel berbintang tiga ini memiliki bangunan dengan corak klasik yang indah. Fasilitas lengkap, harga yang bersahabat, dan lokasi yang strategis, segala yang Anda butuhkan untuk melengkapi pengalaman berkunjung ke Palembang. B

Bambang Pramusinto : Kesempatan Tidak Datang Dua Kali

Ditulis oleh Teks Rizki Indriyanah, Foto dok. Bambang Pramusinto on . Posted in Hotel

Bambang Pramusinto, pria kelahiran Semarang yang besar di Jakarta ini sudah malang melintang bekerja di dunia perhotelan. Baginya, bekerja di dunia perhotelan itu menyenangkan dan tidak membosankan karena bisa bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang.
Pria yang memulai karirnya sejak tahun 1994 di salah satu hotel berbintang lima sebagai casual banquet ini mengemukakan, sebelum ia mendapatkan posisi terbaik seperti saat ini sabagai General Manager di Hotel Kyriad Muraya Aceh, ia juga pernah bekerja sebagai tenaga harian di hotel berbintang lima Grand Hyatt. “Untuk sampai di posisi ini tidak mudah. Banyak suka dan duka yang dilewati, tapi semua itu dapat dilalui dengan mudah karena ini adalah dunia saya,” kata Bambang, ayah dari dua orang anak.
Menurutnya, suka duka bekerja di perhotelan adalah di mana harus menghadapi tantangan - tantangan yang sulit ditaklukan, seperti permasalahan ekonomi yang membuat nilai rupiah melemah dan berdampak terhadap bisnis perhotelan. “Saat menghadapi masalah itu dan menaklukannya, saya mengatasinya dengan melakukan hal - hal di luar kebiasaan sehingga bisa menarik perhatian customer atau market,” ujar pria yang menamatkan pendidikan diplomanya di Universitas Sahid.
Sebelum bergabung di Kyriad Muraya Aceh, Bambang sudah bekerja di berbagai hotel berbintang seperti Hotel Pandanaran di Semarang, Hotel Oak Tree dan beberapa hotel berbintang lainnya. “Kesempatan emas tidak akan datang dua kali. Kalau ada kesempatan emas, langsung diambil. Karena itu adalah untuk kehidupan yang lebih baik, jangan sampai dilewati,” tutupnya. B

Soedjoko : 15 Tahun di Padang

Ditulis oleh Teks Erwin Nurdin, Foto dok. Pangeran Beach Hotel on . Posted in Hotel

Waktu berlalu, kesibukan bekerja di lingkungan hotel dan saat ini menjabat sebagai General Manager Pangeran Beach Hotel di Padang membuat Soedjoko atau pria yang kerap disapa Joko ini melewati lima belas tahun di Tanah Minang itu tanpa terasa. “Iya ya, lima belas tahu sudah saya di Padang, ndak taraso,” ujar Joko, orang Sunda yang kini sudah mulai lancar berbicara bahasa urang awak ini.
Joko, ayah empat anak kelahiran Palembang, 01 Desember 1958 ini memulai karirnya di Jawa Barat, tepatnya di Bandung, yaitu di Hotel Panghegar dan Hotel Savoy Homann. Selain itu, ia juga pernah bergabung di sejumlah hotel besar lainnya, yaitu Summit Hotel, Pisita Anyer dan Hotel Dyan Graha di Pekanbaru. “Bekerja di hotel, membuat saya mendapatkan banyak pengalaman dan bertemu dengan orang - orang baru,” katanya.
Selain dipercaya untuk memimpin hotel, Joko juga diberikan kesempatan untuk menghandle acara besar sekelas KTT Nonblok di Bandung dan Kongres Oki. “Dipercaya untuk menghandle acara besar berkelas Internasional, bagi saya itu sangat membanggakan. Di Padang, juga ada beberap event besar yang saya handle. Dua di antaranya itu adalah United Nation dan Comodo Shile yang dihadiri oleh 37 negara,” ujar pria yang hobi membaca.
Setelah sepuluh tahun lebih Joko meniti karir di kota kembang, ketika ia mendapatkan tawaran ke Padang, ia pun langsung mengangguk dan menerimanya dengan senang hati. “Ambo suka Padang, rancak bana,” tutupnya. B

Hotel Horison Yogyakarta : Meeting Package

Ditulis oleh Teks dan Foto Release Hotel Horison Yogyakarta on . Posted in Hotel

Hotel Horison Yogyakarta, merupakan hotel bintang 3 yang memiliki fasilitas dan pelayanan layaknya hotel bintang 4 bussiness center, Malabar Restaurant, Swimming pool, Ayesha Spa, parking area, free internet access serta fasilitas penjemputan dari bandara, Hotel Horison juga memiliki ballroom yang berkapasitas 200 orang dan 4 meeting room yang nyaman.
Pada bulan Oktober, Hotel Horison Yogyakarta yang beralamat di Jl. Urip Sumoharjo no. 137, tepatnya di depan Bioskop Empire XXI ini hadir dengan promo Meeting Package nya. Dengan harga yang relatif murah. Untuk Halfday meeting hanya Rp.125.000, Fullday meeting Rp.175.000, fullboard meeting non residential Rp.250.000, fullboard meeting (double occupancy) Rp 425.000,- dan untuk fullboard meeting (single occupancy) hanya Rp.575.000,- dengan perlengkapan meeting yang menunjang setiap kegiatan meeting.
Selain itu, jika Anda ingin bepergian ataupun jalan - jalan ke Malioboro, suatu kawasan yang sangat terkenal di Yogyakarta, dapat ditempuh hanya dengan waktu sekitar 10 menit dengan kendaraan pribadi atau kendaraan umum seperti taxi. Jika Anda tidak ingin mengeluarkan uang banyak, Anda bisa mengunjungi kawasan Malioboro dengan menggunakan Trans Jogja yang haltenya tepat sekali berada di depan Hotel Horison Yogyakarta, hanya dengan biaya Rp. 3.600,- per orang saja Anda langsung sampai ke Malioboro tanpa Transit.
Karena  tempatnya yang sangat nyaman dengan desain interior yang bertemakan industrial dan lokasinya yang sangat strategis, Hotel Horison Yogyakarta diminati oleh para traveller, pelaku bisnis maupun individu. Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut dapat langsung menghubungi Jessica - (08971643990). B

Hotel Ibis Budget Jakarta Airport : Hotel Budget Bernuansa Modern

Ditulis oleh Teks dan Foto Release Hotel Ibis Budget Jakarta Airport on . Posted in Hotel

Hotel yang terletak tepat sebelum gerbang utama Bandara Internasional Soekarno – Hatta serta dekat dengan Soewarna Business Park dan pusat perkantoran (office park) Cengkareng, membuat Ibis Budget Jakarta Airport menjadi hotel yang ideal untuk memenuhi kebutuhan para penumpang transit, pebisnis dan kru maskapai penerbangan.
Ibis Budget Jakarta Airport memiliki 186 kamar yang dilengkapi dengan TV LED, lampu baca individu, akses Wi - Fi gratis, kamar mandi yang dilengkapi dengan shower, dan Sweet Bed by Ibis Budget, yaitu konsep tempat tidur yang menjamin kenyamanan tidur yang optimal para tamu. Selain itu, keunikan kamar - kamar dari brand Ibis Budget sebagai salah satu brand milik AccorHotel adalah  berdesain cocoon (Kepompong), di mana dalam satu kamar dapat menampung satu hingga tiga tamu karena memiliki fitur bunk bed atau tempat tidur tingkat.
Saat berada di hotel ini, para tamu dapat merasakan suasana hotel dengan modernitas, kesederhanaan dan kenyamanan. Dekorasi hotel yang berkonsep modern dengan perpaduan warna - warna lembut serta pengaturan ruang publik yang dirancang unik untuk memaksimalkan ruang, tanpa mengesampingkan suasana hangat dan ramah. Tidak hanya itu saja. Area resepsionis untuk check-in dan check-out pun ditata berdekatan dengan area makan guna memudahkan para tamu yang membutuhkan akses yang cepat dan mudah.
Selain itu, hotel ini juga dilengkapi dengan fasilitas lainnya yang menunjang kebutuhan para tamu, yaitu area parkir yang memadai, sarapan dengan konsep prasmanan yang tersedia mulai pukul 3 – 10 pagi, internet corner dan minimart 24 yang melayani 24 jam di area lobby serta transportasi antar jemput gratis dari hotel ke bandara dan sebaliknya yang disediakan oleh hotel setiap 90 menit dari pukul 3 pagi hingga 12 malam. B